SuaraBatam.id - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau merilis pertumbuhan Covid-19 yang saat ini menuju arah positif.
Berdasarkan grafik pertumbuhan Covid-19 Batam pada Senin (1/11/2021) kemarin, kini diketahui angka pasien positif hanya berjumlah 4 orang.
"Dua orang statusnya di Rumah Sakit Awal Bros dan Budi Kemuliaan. Dua orang lagi isolasi mandiri, karena menunjukkan gejala ringan," terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi yang dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (1/11/2021).
Kecenderungan penurunan kasus ini, juga diakui oleh Didi telah terlihat dalam kurun waktu dua bulan belakangan.
Pada rentang waktu tersebut, pertumbuhan pasien positif di Batam terkesan berjalan lamban, dan hanya mencapai 42 pasien, yang sebagian besar didominasi oleh pasien bergejala ringan.
Mengenai angka terbaru dari Tim Satgas Covid-19 Kota Batam, Didi juga menerangkan bahwa hal tersebut telah dilaporkan secara online ke Kementerian Kesehatan.
Kota Batam sendiri juga diakuinya telah melonggarkan beberapa aturan yang sebelumnya diatur dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.
"Kan sudah terlihat banyaknya kelonggaran di berbagai lokasi. Walau secara aturan sebenarnya kita masih berada di posisi Level 1, dan masih ada aturan yang memang harus ditaati oleh semuanya," tegasnya.
Mengenai hal tersebut, Didi juga menegaskan bahwa saat ini sebaiknya seluruh pihak dapat lebih sama-sama menjaga, guna mengantisipasi adanya gelombang lanjutan dalam pertumbuhan Covid-19 di Batam.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Sebabkan Hilangnya Indra Perasa Secara Permanen?
Secara pribadi, Didi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Batam, meminta agar seharusnya penertiban dan pengawasan di berbagai titik keramaian.
"Jangan lengah, kita sebagai Satgas harus tetap siaga. Kalau saya sih pribadi tetap minta agar razia protkes tetap dilakukan. Kebiasaan kita kan emang seperti itu, terlalu gampang terlena. Untuk itu harus tetap diingatkan," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang melihat capaian ini tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Batam.
Namun, pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.
Pasalnya meskipun jumlah kasus Covid-19 sudah turun potensi penularan masih ada.
"Covid-19 memang sudah melandai, tapi belum selesai. Karena itu jangan sampai kita abai," jelasnya. Amsakar menegaskan Pemko Batam tidak ingin terjadi lagi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam.
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Bantah Ekspor Ilegal, PT PMM Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Penahanan Kapal Capricorn di Batam
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kantor Didemo Ratusan Warga, Ketua LIRA Kepri Akhirnya Buka Suara
-
Diduga Aniaya Bocah Laki-laki, Remaja Putri di Batam Dilaporkan ke Polisi
-
Kantor LSM LIRA Kepri Digeruduk Ratusan Massa, Buntut Unggahan Medsos
-
Viral Gelapkan Duit Arisan Rp2 Miliar, Oknum Pegawai BP Batam Diperiksa
-
Siswa Kurang Mampu di Batam Bakal Terima Subsidi Biaya Pendidikan per Bulan