SuaraBatam.id - Kenny "Xepher" Deo atlet Esports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia. Peringkat itu diketahui dari data Esprots Earning terbaru.
Game apa yang dimainkan Kenny dengan pengasilan tinggi tersebut?
Pria yang menggunakan nama Xepher ini telah lama malang-melintang di turnamen Esports DOTA 2.
Tidak hanya di Tanah Air, namun juga secara internasional dengan bergabung ke sejumlah tim ternama. Termasuk paling baru ia bergabung dengan T1 Esports, tim berbasis Korea Selatan.
Bersama T1 Esports, Kenny Deo berpartisipasi dalam kejuaraan DOTA 2 paling bergengsi di dunia, The International 10 (TI10).
Meski tak berhasil sampai final, namun mengukuhkannya sebagai atlet Esports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.
Ajang The International 10 (TI10) telah usai di mana Team Spirit berhasil menjadi juara utamanya. Penggemar eSports dari Indonesia patut berbangga mengingat terdapat pro player Tanah Air yang berpartisipasi di turnamen eSports Dota 2 bergengsi The International 10.
Perlu diketahui, The International Dota 2 merupakan turnamen eSports dengan hadiah terbesar yang pernah diberikan hingga saat ini. Total hadiahnya tak main-main yaitu sebesar 40 juta dolar AS atau Rp 564 miliar.
Xepher (Kenny Deo) dan Whitemon (Matthew Filemon) menjadi perbincangan karena membela T1 Esports dan tampil di The International 10. Salah satu pernyataan dari Xepher saat sesi wawancara pernah membuat heboh Tanah Air.
Baca Juga: Penumpang Meningkat, Ini Syarat Terbaru Naik Pesawat di Bandara Hang Nadim Batam
Xepher menjadi pemain Dota 2 pertama asal Indonesia yang ikut serta dalam TI 10. Tak sendiri, ada juga Matthew "Whitemon" Filemon yang untuk pertama kali bisa berpartisipasi dalam turnamen Esports Dota 2 level dunia.
Pro player tersebut dengan bangga berteriak "Mama aku di TI". Padahal saat itu, ia diwawancara menggunakan bahasa Inggris. Perkataan Mama Aku di TI ini langsung trending di media sosial karena dibicarakan oleh penggemar Dota 2.
Setelah tampil di T1, Xepher masuk dalam 10 besar pemain eSports berpenghasilan tertinggi di Indonesia. Menurut data dari Esports Earnings, Xepher menduduki peringkat pertama sebagai pemain eSports dengan penghasilan tertinggi di Indonesia.
Xepher memimpin dengan penghasilan sekitar 350 ribu dolar AS atau Rp 4,9 miliar. Situs Esportsearnings.com mengumpulkan data dari berbagai macam sumber untuk merangkum Top 100 Highest Earnings.
Matthew "Whitemon" Filemon berada di tempat kedua dengan penghasilan 294 ribu dolar AS atau Rp 4,1 miliar. T1 berhasil masuk play-off meski akhirnya kalah di Lower Bracket dengan skor 1 vs 2 atas Vici Gaming.
Mengakhiri langkah di Lower Bracket Round 3, T1 masuk dalam posisi Top 7 sehingga berhak memperoleh hadiah 1 juta dolar AS atau Rp 14,1 miliar. Xepher dan Whitemon menjadi inspirasi tersendiri bagi penggemar Dota 2 yang ingin menjadi pemain eSports profesional.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Dukung Atlet Esports Berlaga di HOK World Cup 2025, Janjikan Bonus
-
Raup Ratusan Juta dari Esports, Jeixy Malah Terjerat Kasus Narkoba Bareng Chika
-
PBESI Pastikan Lindungi Hak dan Kewajiban Atlet Esports Indonesia lewat Regulasi
-
Atlet Piala Presiden Esports 2022 Jalani Tes Kesehatan
-
Cari Dampak Kesehatan Main Games, Dokter Teliti Kondisi Kesehatan Atlet Esport Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya