SuaraBatam.id - Tergabung dalam Grup A, pertandingan perdana Tim futsal Kepulauan Riau (Kepri) akan melakoni Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada PON XX Papua, Jumat (24/9/2021).
Kepri bertindak selaku tuan rumah di laga itu, laga futsal tersebut pada pukul 16.30 WIT (14.30 WIB).
“Mohon dukungan dan doa masyarakat Kepri agar futsal mampu memberikan yang terbaik di PON Papua,” pinta Manajer futsal Kepri, Sandro Megio.
Saat ini, Sandro menjelaskan, tim futsal Kepri akan fokus menjalani latihan guna pemulihan stamina pemain dan persiapan menjalani laga Jumat.
“Latihan perdana futsal Kepri akan digelar di Lapangan Futsal Firman SP3. Lalu dilanjutkan malam harinya dengan Matxh Coordination Meeting (MCM),” urai Sandro.
Sandro juga mengakui, rapatnya jadwal tim futsal Kepri setelah melalui perjalanan panjang ke Papua.
Pada Kamis (23/9/2021) besok, tim futsal Kepri juga dijadwalkan akan melakukan uji lapangan.
“Latihan sembari menjajal lapangan yang akan digunakan pertandingan,” kata Sandro.
Tim Futsal Kepri berangkat dari Bandara Soetta, usai menjalani TC di Tangerang. Bersama tim keamanan, kloter pertama Kontingen Kepri berjumlah 30 orang.
Baca Juga: Lebih Awal ke Papua, Cabor Layar Kepri Targetkan 4 Medali Emas
Perjalanan panjang tim ke Papua
Untuk diketahui, tim futsal Kepri mendarat pukul 05.45 WIT dinihari, di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Selasa (21/9/2021) dan langsung menuju ke penginapan atlet di Asrama GKI Timika.
Manajer futsal Kepri, Sandro Megio mengatakan sesampainya di pengunapan atlet, pihaknya langsung mengistirahatkan seluruh skuadnya.
“Perjalanan menuju ke Mimika cukup panjang, mencapai 4,5 jam. Beberapa pemain bahkan sampai mengalami jet lag,” tutur Sandro melalui sambungan telepon, Rabu (22/9/2021).
Sebelumnya, keberangkatan kloter pertama kontingen Kepri ini dilepas langsung oleh Wakil Sekretaris Umum KONI Kepri di Bandara Soetta.
Saat melepas, Amri menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keamanan.
Berita Terkait
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Kirim Pasukan ke Jila, Satgas Damai Cartenz Buru Kelompok Penyandera Wanita Hamil dan 8 Warga
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026