SuaraBatam.id - Pertanian di Kabupaten Bintan sedang naik daun. Komoditas pertanian yang diekspor dari Bintan seperti bungkil kelapa, karet lempengan, kelapa parut dan santan kelapa di antaranya mengalami peningkatan nilai.
Dikutip dari batamnews, catatan sistem IQFAST Karantina Pertanian Tanjungpinang bahwa pertanian unggulan ekspor asal Kabupaten Bintan terdiri dari dua jenis komoditas yaitu karet dan kelapa.
Nilai dari ekspor pertanian Bintan meningkat sebesar Rp 358 miliar pada semester I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy).
“Peningkatan ini tentu sangat menggembirakan, dan semoga ini akan menambah semangat para pelaku usaha agrobisnis baik petani, eksportir dan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja ekspornya," ujar Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Raden Nurcahyo Nugroho, Selasa (14/9/2021).
Komoditas pertanian tersebut diekspor ke beberapa negara. Mulai dari India, Korea Selatan, Vietnam, Cina, Rusia, Jerman, Belanda, USA, Australia dan New Zealand.
Pertanian juga dinilai mampu menjadi tulang punggung ekonomi. Bahkan ditengah disrupsi yang diakibatkan pendemo Covid-19 ini. Kemudian juga memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kami di Karantina Pertanian Tanjungpinang, selain bertugas mengawasi keamanan pangan dan pengendalian mutu pertanian, juga mendapat tugas khusus untuk mengawal kinerja ekspor pertanian dari Kepri," katanya.
Berita Terkait
-
Polisi Tetapkan Tersangka Insiden 2 Fotografer Tewas di Wisata Mangrove
-
Sering Pakai Sabu, Oknum Dokter Puskesmas di Bintan Ditangkap
-
9 Saksi Tewasnya 2 Fotografer di Wisata Mangrove Bintan Diperiksa Polisi
-
Kasus Bupati Apri Sujadi, KPK Periksa Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam di Kantor Polisi
-
Jatuh ke Sungai saat Selfie, 2 Fotografer Tenggelam di Wisata Mangrove Bintan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset