SuaraBatam.id - Belum lama ini Astrid Kuya yang tak lain istri dari presenter kondang Uya Kuya membeberkan mengenai kisah spiritualnya hingga kemudian menjadi mualaf.
Lewat channel YouTube Venna Melinda, terungkap bahwa Astrid Kuya memutuskan mualaf jauh sebelum naik pelaminan bersama Uya Kuya. Ia menyebut bahwa keputusannya untuk mualaf tak lain lantaran panggilan hati.
“Memang benar aku tuh mualaf, aku dari non muslim padahal waktu itu Ibuku seorang pendoa sampai sekarang… Banyak orang yang tau kalau aku tuh mualaf karena pernikahan, bukan. Aku dari semester 4 tingkat 2 aku sudah berpindah keyakinan, jauh sebelum ketemu sama Uya. Bukan karena Uya, karena hati,” ujarnya seperti dikutip dari Hops.id.
Lantaran keputusannya tersebut, ia pernah ditentang oleh orang tuanya. Bahkan, menurut Astrid, mukena dan sajadahnya pernah dibuang.
“Karena waktu itu aku pindah agama, sebenarnya orang tua tau. Enggak mungkin orang tua enggak tau… Aku pernah cerita, mukenaku dibuang, sajadah (dibilang) ‘Buat apa ini?’ Pernah ngalamin hal-hal yang mungkin beberapa orang waktu pindah keyakinan pernah ngalamin hal itu, yang dituntut keluarga, yang diomelin keluarga pasti ada.”
Saat itu, Ibunya ingin Astrid untuk tetap mengikuti keyakinannya.
“Cuman mamaku bilang, ‘Selama kamu masih tinggal di rumah saya, kamu adalah tanggung jawab saya. Kamu harus ikutin keyakinan saya.'”
Saat Astrid hendak menikah dan menjadi istri Uya Kuya, beruntungnya sang Ibu memperbolehkannya untuk mualaf. Ibunda Astrid mempersilakannya untuk memilih agama yang diyakini.
“Tapi setelah aku mau menikah dan Mamaku juga udah tau ini anak memang sudah pindah keyakinan, yaudah akhirnya calon suaminya muslim, ya monggo silakan.”
Baca Juga: HUT RI ke-76, Uya Kuya dan Keluarga Rilis Lagu Indonesia Jangan Menangis
Mantap menjadi seorang muslim, Astrid mengakui nikmatnya beribadah berjamaah dengan Uya dan kedua anaknya. Bahkan, menurut Astrid hal tersebut jarang dilakukan keluarganya sebelum pandemi.
“Pandemi gini mempunyai berkah tersendiri buat kita. Jadi selama ini tuh, selama beberapa puluh tahun kita bekerja, terus anak sekolah segala macem, kita jarang yang namanya solat bareng. Berjamaah bareng… Nikmat loh mbak ketika kita selesai sholat kita duduk habis doa, terus kita cerita-cerita di atas sajadah. Itu nikmat banget, Papanya cerita ini kamu gini-gini anak-anaknya denger,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi
-
10 Ide Prompt AI Bikin Poster Ramadan 2026, Penuh Nuansa Spiritual
-
Guru Agama di Batam Cabuli Siswa, Polisi Ungkap Modusnya
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!