SuaraBatam.id - Kabar pertemuan antara etua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut dikomentari oleh Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando E.
Menurutnya, pertemuan itu mungkin jadi kode bahwa akan ada perombakan atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat. “Pertemuan Jokowi dan Megawati bisa juga menjadi sinyal bahwa dalam waktu dekat akan ada reshuffle,” kata Fernando.
Meski terdengar isu hubungan keduanya merenggang belakangan ini. Ia menyebut, Jokowi masih sangat menghormati Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP.
Sehingga, ia menyebut, jajaran menteri kabinet Jokowi patut bersiap diri terkait adanya potensi reshuffle.
Secara pribadi, Fernando menyebut, memang sudah saatnya Jokowi mencopot menteri yang tidak fokus dalam bekerja dan tidak bisa menjalankan tugas presiden.
Untuk diketahui, sebelumnya istana sudah mengonfirmasi adanya pertemuan antara Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri pada Rabu (18/8/2021) lalu.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Medis Sekretariat Presiden, Bey Machmuddin menjelaskan bahwa keduanya bertemu dalam rangka acara purna pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka).
“(Keduanya) bertemu di acara paskibraka, bertemu 68 paskibraka juga. Bu Mega sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),” ujar Bey, dilansir dari Terkini.id--jaringanSuara.com.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono. Ia mengklaim, Jokowi dan Megawati hanya bertemu di acara purna paskibraka.
Baca Juga: Sentil Ketua MPR yang Malah Puji Pemerintah, Rocky Gerung: Kan Sinting
“Itu acara purna paskibraka sebagai duta Pancasila. Dan Ibu Megawati sebagai dewan Pengarah BPIP kan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Megawati Menangis Gegara Presiden Jokowi Dihina, Rocky Gerung Beri Komentar Menohok
-
Viral Emak-emak Gemes Lihat Jokowi Tinjau Program Vaksin di Depan Rumahnya
-
Kasus COVID-19 Melonjak, 95 Persen Program Paralimpiade Tokyo Batalkan Format Awal
-
Komentari Megawati, Rocky Gerung: Harusnya Kita Menangis Banyak Yang Tewas Karena Corona
-
Megawati Ketemu Jokowi, Pengamat: Jadi Sinyal Kuat Ada Reshuffle
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta