SuaraBatam.id - Rencana strategis kini tengah digodok Kementerian ESDM demi kesiapan negara dalam menyediakan energi baru terbarukan berbasis biomassa.
Uniknya, rencana ini menguat dengan semangat pemerintah yang ingin mendorong potensi daerah demi strategi ini.
Sebagaimana disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana sebelumnya, pemerintah juga mengajak perusahaan dan masyarakat untuk berkolaborasi mengembangkan energi listrik biomassa.
Untuk diketahui, di ujung timur Negara Indonesia, Merauke ada pengusahaan energi berbasis biomassa yang telah berjalan baik yakni PT Medco Energi.
Pembangkit listrik tenaga biomssa yang memiliki kapasitas listrik mencapai 3,5 megawatt itu dijual melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengaliri listrik warga.
Tidak hanya melibatkan perusahaan dalam pembangunan pembangkit biomassa, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk bisa memproduksi energi biomassa secara mandiri.
"Nanti untuk pembangkit kecil didorong dengan dana pemerintah yang sekarang kami pikirkan adalah dengan dana alokasi khusus (DAK)," ujar Dadan.
Diungkapkan pula oleh Direktur Operasi Medco Energi Budi Basuki, pembangkit listrik biomassa di Merauke menjadi pembangkit listrik swasta pertama dengan energi baru terbarukan di Papua.
Ia meyakini, pembangkit tersebut jadi bukti bahwa public private partnership antara PLN dan Medco Energi yang didukung oleh dana pemerintah melalui Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berhasil dilaksanakan.
Baca Juga: Lengkap! Cara Mendapat Stimulus Listrik Gratis Periode Agustus 2021 di Jakarta
Ia menambahkan, investasi energi senilai Rp140 milyar itu diharapkan bisa menjadi pilot project di Indonesia.
Terlebih, pemanfaatan biomassa yang bersumber dari hutan tanaman industri menjadi energi hijau yang berkelanjutan bisa memberi dampak positif untuk pengurangan emisi karena sifatnya yang karbon netral.
Budi juga mengungkapkan, pembangkit listrik biomassa terbukti bisa mengurangi biaya pembangkitan dan impor BBM karena memanfaatkan sumber daya lokal.
Untuk catatan, berdasarkan data dari Kementerian ESDM, Indonesia memiliki potensi bioenergi mencapai 32,6 gigawatt. Namun, saat ini baru 1,9 gigawatt atau sekitar 5,7 persen yang dimanfaatkan.
Bioenergi merupakan salah satu energi ramah lingkungan yang bisa diperoleh dari sumber biologis. Biasanya berupa limbah industri kayu, jerami, hasil pertanian seperti tebu dan singkong yang dapat diolah menjadi bahan bakar.
Selain itu, biomassa juga bisa didapatkan dari kotoran hewan dan sampah organik yang dikonversi menjadi energi dan menghasilkan bioenergi. Energi dari biomassa merupakan salah satu bagian dari siklus karbon.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ingatkan PLN Hanya Jalankan Proyek yang Bermanfaat Bagi Banyak Orang
-
Bisa Lewat Hp, Cara Dapat Token Listrik Periode Hingga Desember 2021
-
Warga Desa Terpencil di Tapanuli Utara Akhirnya Menikmati Listrik PLN
-
Efisiensi, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terapkan Energi Terbarukan
-
Cara Dapat Token Listrik Gratis PLN di Aplikasi PLN Mobile
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen