SuaraBatam.id - Ridwan (22), warga Kecamatan Nongsa, Batam yang menjadi kurir narkoba jenis sabu dengan menggunakan pesawat tujuan Bali mengaku baru pertama kali menjalani pekerjaan haram tersebut.
Meski mengakui perbuatannya, Ridwan menyebut, ia tidak menyukai cara yang digunakan komplotannya mengirimkan narkoba guna mengelabuhi petugas. Cara tersebut yakni memasukkan narkoba dalam anus.
"Jaringan ini ternyata menggunakan metode membawa paket sabu yang dimasukkan ke dalam anus," jelas Kompol Lulik Febyantara, Kasatnarkoba Polresta Barelang, Senin (2/8/2021).
Belakangan diketahui, hal inilah yang menjadi penyebab terbongkarnya jaringan mereka hingga menyebabkan satu tersangka lain atas nama Krismanto (23), warga Batu Besar, Nongsa tertangkap pada Kamis (29/7/2021) lalu.
Kepada petugas, Ridwan mengaku dibayar Rp10 juta sekali kirim ke Bali. Tergiur dengan bayaran itu, Ridwan lantas merasa kurang nyaman setelah tahu metode yang digunakan ternyata menyimpan narkoba dalam anus.
"Dia ditugaskan bawa 198 gram sabu. Tapi sudah dibagi dalam dua paket, dan dibentuk sedemikian rupa, sehingga berbentuk kapsul besar untuk dimasukkan melalui saluran anus," terang Lulik.
Saat eksekusi, Ridwan mengaku sangat tersiksa saat rekannya Krismanto baru selesai memasukkan satu paket sabu, ke saluran anus Ridwan. Saat mencoba memasukkan paket kedua, Ridwan mengaku meronta dan menolak melanjutkan proses tersebut.
"Akhirnya keduanya sepakat untuk membalur satu paket lain, di bagian selangkangan yang berdekatan dengan paha sebelah kiri," lanjutnya.
Adanya proses memasukkan sabu melalui saluran anus, yang menyakiti tersangka Ridwan, dan membawa satu paket sabu di bagian selangkangan.
Baca Juga: PPKM Level 4, Peredaran Sabu di Cianjur Dilakukan di Angkot
Membuat Ridwan tiba di Bandara Hang Nadim, dengan gerak gerik mencurigakan hingga akhirnya terpaksa diamankan petugas Avsec dan dilanjutkan dengan pemeriksaan badan.
"Petugas curiga dengan cara dia berjalan, mulai dari masuk ke area pemeriksaan Antigen, hingga di bagian pintu masuk saat akan melalui X-Ray, sebelum menuju bagian check-in," ungkap Lulik.
Petugas yang curiga kemudian menyelidikinya dan usai mengembangkan kasus ini petugas berhasil membekuk tersangka Krismanto di kediamannya.
Dari tangan Krismanto, petugas mendapati 7 paket sabu dengan berat total 600 gram, yang sudah dibentuk persis dengan kapsul yang dapat dimasukkan melalui saluran anus.
Keseluruhan barang bukti itu, disimpan oleh tersangka Krismanto di bagian belakang mesin cuci miliknya.
"Sebelum ke tempat Krismanto ini, Ridwan juga akhinrya mengaku bahwa ada satu paket lagi yang masih berada di bagian anusnya. Kita bawa ke RSAB untuk dikeluarkan, sebelum kita bawa dia untuk menunjukkan rumah rekan nya," tegas Lulik.
Berita Terkait
-
Kabar Baik! Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Batam Hampir 90 Persen
-
Regulator Tabung Oksigen Langka di Kepri, Relawan Terpaksa Beli Dari Singapura
-
Perampokan Rumah di Batam, Sekap Ibu dan Anak-Mobil Dibawa Kabur
-
Lantaran Stres Menganggur Karena Sepi Job, Dalang Asal Ngawi Ini Lampiaskan dengan Nyabu
-
Curhat Vaksinator Suntik Ratusan Orang Tiap Hari: Sampai di Rumah Tepar
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah