SuaraBatam.id - Polres Tanjungpinang dan Polda Kepulauan Riau, meningkatkan pengawasan penjualan obat-obatan dan oksigen di semua apotek guna mengantisipasi melonjaknya harga obat selama pandemi Covid-19.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyampaikan pengawasan rutin sudah dilakukan sejak awal COVID-19 hingga penerapan PPKM level empat yang saat ini tengah berjalan.
"Total ada sekitar 52 apotek yang kita awasi setiap hari. Sampai sejauh ini belum diitemukan ada yang melanggar," kata Rio di Tanjungpinang, Rabu (28/7/2021).
Ia kembali mengingatkan kepada seluruh apotek agar tidak melakukan penimbunan obat-obatan dan oksigen selama pandemi karena dapat memicu kenaikan harga jual barang-barang tersebut.
Ia berharap, momen COVID-19 tidak dimanfaatkan oleh oknum atau pihak-pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan dengan menimbun apa yang kebutuhan utama masyarakat di masa pandemi ini.
"Kalau ada yang terbukti melanggar akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya menegaskan.
Rio juga memastikan bahwa saat ini stok obat-obatan dan oksigen khususnya untuk penanganan COVID-19 di daerah tersebut aman dan mencukupi.
"Suplai oksigen ke rumah sakit masih aman dan lancar," tutup Rio.
Baca Juga: PPKM Level 4 Dijalankan di Kepri, Ansar: Tenaga di Kecamatan Rekaptulasi Laporan 3T
Berita Terkait
-
Penumpang Antar Kota di Kepri Wajib Vaksin, Kecuali Pekerja Sektor Esensial
-
Polres Jember : Laporkan Jika Ada Apotek Nakal Jual Obat Tak Sesuai Standar
-
Kemenkes Ditagih Lunasi Biaya Penanganan Pasien Covid
-
Pelayanan Apotek Berbasis Digital Permudah Warga AS Peroleh Vaksin Covid-19
-
Apotek Online Tawarkan Kemudahan Bagi Masyarakat yang Sedang Isoman
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar