SuaraBatam.id - Pemkot Batam mengizinkan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah digelar di tengah lapangan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Pelaksanaan Shalat Idul Adha hanya di lapangan," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, saat memimpin rapat forum koordinasi pimpinan daerah di Batam, Rabu (7/7/2021).
Keputusan ini berdasarkan masukan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat yang disampaikan dalam rapat.
Ia menegaskan, Shalat Idul Adha hanya boleh dilaksanakan di lapangan. Apabila hujan, maka ibadah tidak boleh dipindahkan ke dalam masjid.
Disepakati pula dalam rapat, pelaksanaan Shalat Idul Adha harus menjaga jarak antar-jamaah, hingga dua meter. Kemudian, khotbah usai Shalat Idul Adha juga tidak boleh panjang, maksimum 15 menit.
"Ini kesepakatan, jangan ada yang melanggar karena ini demi kemaslahatan umat," kata wali kota.
Selain pelaksanaan salat, rapat itu juga menyepakati aturan yang ketat dalam pemotongan hewan kurban.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain Umar mengatakan panitia kurban harus mengantongi hasil tes antigen COVID-19 negatif.
"Panitia adalah yang sudah divaksin dan pembuktian rapid test antigen," kata dia.
Baca Juga: Viral Diskotek Ramai Orang Saat PPKM, Wakil Wali Kota Batam: Saya Gak Tahu
Ia juga mengingatkan panitia mengatur agar tidak ada kerumunan saat pemotongan hewan kurban.
Berita Terkait
-
Singgung Kinerja ASN Saat WFH, Wali Kota Batam: Kerja di Rumah, Bukan Tidur!
-
Intensif Nakes di Batam Tak Juga Dibayarkan, Wali Kota: Uang Ada Kenapa Masih Ada Keluhan?
-
MUI Sumbar Tolak Penutupan Masjid dan Peniadaan Salat Idul Adha di Wilayah PPKM Mikro
-
Syarat Salat Idul Adha di Batam: Wajib Digelar di Tempat Terbuka dan Dibatasi
-
Duh! Pakar Asal AS Sebut Penyemprotkan Disinfektan di Indonesia Hanya Buang-buang Uang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi