SuaraBatam.id - Pemkot Batam mempertimbangkan mengubah fungsi asrama haji yang kini untuk mengisolasi warga positif COVID-19 tanpa gejala, menjadi lokasi untuk merawat pasien Covid-19 bergejala.
"Asrama haji sekarang untuk orang tanpa gejala, kalau penularan COVID-19 meningkat juga, asrama haji digunakan untuk yang sakit," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Selasa (29/6/2021).
Hal ini dipertimbangkan usai meningkatnya kasus penularan COVID-19 di daerah kepulauan. Pihaknya mencatat, kini terdapat 1.717 warga yang masih positif COVID-19 aktif.
Sebanyak 835 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 436 orang diisolasi di asrama haji, dan lainnya dirawat di berbagai rumah sakit rujukan.
Saat ini, banyak warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 memiliki gejala. Berdasarkan catatan Satgas, pada Senin, terdapat tambahan 162 warga terpapar virus corona, dan 126 di antaranya bergejala.
Rudi menambahkan, apabila asrama haji digunakan untuk warga positif COVID-19 yang bergejala, maka yang tanpa gejala akan dipindahkan ke beberapa rumah susun.
"Kita harus siapkan tenaga kesehatan, seolah-olah rumah sakit. Kita perlu dukungan pemerintah provinsi, karena tidak mungkin alat rumah sakit dipindahkan," kata dia kepada Antara.
Ia juga berencana menyurati Pemprov Kepri untuk meminta bantuan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.
Sementara itu, berdasarkan data keterisian rumah sakit, bed occupancy rate fasilitas isolasi mencapai 87,88 persen. Sedangkan BOR untuk ICU, mencapai 73,66 persen.
Baca Juga: Batam Kekurangan Vaksinator, Nakes Pendaftar Hanya Sedikit Meski Gaji Dinaikkan
Berita Terkait
-
Wali Kota Batam: Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19 di RS Sudah Penuh!
-
Bikin Pelanggan Kabur, Pedagang Tolak Rusun Pasar Rumput jadi Tempat Isolasi Pasien Covid
-
Rusun Pasar Rumput Jadi Ruang Isolasi Covid-19, Ini yang Dikhawatirkan Pedagang
-
DKI Buka Donasi Perabotan Rusun, Uki: Digaji Rakyat kok Minta Sumbangan Rakyat?
-
Batam Kekurangan Vaksinator, Nakes Pendaftar Hanya Sedikit Meski Gaji Dinaikkan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur