SuaraBatam.id - Vaksinasi yang digelar di Puskesmas Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Selasa (15/6/2021) berakhir buruk.
Pasalnya, ratusan warga yang mengantre di lokasi tersebut tidak didukung dengan pengawasan dan diduga melebihi kapasitas hingga berjubel dan tidak ada protokol kesehatan.
Diperkirakan ada lebih dari 500 orang tersebut berjubel antre untuk mendapatkan vaksin AstraZeneca.
Salah seorang warga bernama Dipo mengatakan, ia datang dari pukul 05.00 WIB subuh untuk mengantre vaksinasi. Tapi saat itu sudah ada antrean panjang warga hingga membludak.
"Saya dari subuh datang, disini sudah ratusan orang," ujar Dipo, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Namun, meski warga sudah datang dari waktu subuh, hingga pukul 07.00 WIB, petugas vaksinasi belum ada yang datang dan pintu Puskesmas masih dalam kondisi tertutup.
Terkait ramainya antrean vaksinasi ini, petugas Puskesmas enggan memberikan keterangan. Kepala Puskesmas disebutkan tidak berada di lokasi.
Hingga pukul 10.00 WIB, antrean warga masih tampak panjang di Puskesmas. Protokol Kesehatan juga tampak terabaikan, dan petugas yang mengatur antrean juga tak berada di lokasi.
Baca Juga: Malaysia Targetkan Herd Immunity Agustus 2021, Indonesia Kapan?
Tag
Berita Terkait
-
Studi: Tiga Dosis Vaksin Mungkin Melindungi Orang dengan Masalah Kekebalan
-
Wapres Maruf Amin Tekankan Pemkot Tangerang Capai Target Vaksinasi 15 Ribu Perhari
-
Targetkan 12.000 Orang, Sentra Vaksinasi Bagi Penduduk Usia 18+ di DKI Jakarta Diresmikan
-
Duh! Bupati Jembrana Kecewa Pencapaian Vaksinasi Covid-19
-
Pedagang di Pasar Bantul Sudah Divaksin, Dinas Perdagangan Lanjutkan ke 3 Pasar Besar Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas