SuaraBatam.id - Informasi mengenai pejabat positif Covid-19 di Pemerintah Kota Batam menghebohkan beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Yusfa Hendri sendiri menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam.
Sebelum dinyatakan positif pada, Jumat (21/5/2021), Yusfa Hendri juga diketahui berada dalam rombongan saat pemantauan 16 titik vaksinasi massal, Rabu (19/5/2021) lalu.
Pantauan pada kegiatan itu, Yusfa diketahui berada dalam satu minibus bersama dengan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekdako Batam, Jefridin Hamid, dan beberapa Kepala Dinas lain, termaksud Kepala Dinas Komunikasi dan Infromasi Batam, Azril Apriansyah.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut, berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dan hingga akhir kegiatan Yusfa tetap bersama dengan pejabat Pemko Batam lainnya.
Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad harus menghadiri kegiatan lain setelah memantau titik kedua yang berada di Kampung Tua Panglong, Nongsa.
Menanggapi hal ini, Azril Apriansyah yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Batam, mengatakan para pejabat yang ikut langsung melakukan swab test ulang.
"Alhamdulillah saya dan beberapa pejabat seharian bersama pak Yusfa dalam 1 mobil memantau pelaksanaan vaksinasi. Karena semua disiplin mengenakan masker, hasil swab hari ini semuanya negatif," jelasnya, Jumat (21/5/2021) sore dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.
Perihal swab test ulang ini, juga wajib dilakukan oleh para pejabat Pemko Batam, yang Kamis (20/5/2021) kemarin juga berada dalam Rapat Pembentukan Tim PPKM Mikro Kecamatan, yang dilaksanakan di Dataran Engku Putri.
Baca Juga: Oknum Sipir Tersangka Penjual Vaksin COVID 19 Ilegal Terancam Dipecat
Dalam kegiatan yang berlangsung kemarin, tidak hanya diikuti oleh Camat dan Lurah se-Batam, namun juga dipimpin oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Terpisah, Kepala Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menuturkan bahwa saat ini Yusfa Hendri tengah menjalani karantina mandiri di kediaman nya.
Walau demikian, sebagai Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Batam, Didi mengaku belum dapat memberikan keterangan lengkap mengenai tracing terhadap orang yang kontak langsung dengan para pejabat Pemko Batam yang dinyatakan positif Covid-19.
"Selain Yusfa, ada Kepala Bapelitbang, Wan Darusallam yang juga dinyatakan terpapar. Saat ini kedua nya menjalani karantina mandiri. Terkait tracing ke pejabat lain, mereka sudah Swab dan hasilnya negatif," ungkapnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam
-
FC Barcelona Hadir, Perkuat Kolaborasi Strategis BRI dan Barca
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%