SuaraBatam.id - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mendesak agar seluruh Camat dan Lurah melibatkan seluruh perangkat RT/RW dalam pembentukan ulang tim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.
Amsakar bahkan memberikan tengat waktu selama lima hari, agar tim yang dimaksud dapat segera menjalankan tugas dalam memasifkan informasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan perumahan.
"Tim ini juga berfungsi sebagai cara kita mendapatkan informasi secara cepat, apabila ada warga yang terpapar Covid-19. Sehingga tim Gugus Tugas bisa langsung bergerak memutus mata rantai di lingkungan perumahan," tegas Amsakar dalam rapat evaluasi Covid-19 bersama Camat dan Lurah se-Batam, Kamis (20/5/2021).
Pembentukan tim ini, juga menjadi salah satu instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, dengan target dalam kurun waktu tiga minggu mendatang angka pertumbuhan Covid-19 di Kepulauan Riau dapat menurun.
"Memang saat ini posisi Batam di tingkat Provinsi masih aman. Tapi kita mau angka ini dapat lebih kecil lagi," tuturnya.
Dengan membentuk tim yang melibatkan RT/RW di masing-masing perumahan diharapkan informasi kebijakan dari Pemerintah Daerah juga dapat langsung sampai ke masyarakat.
Pemko Batam sendiri berharap, dengan melibatkan RT/RW, pihaknya dapat mencapai 4 poin parameter berhasilnya program penekanan angka pertumbuhan Covid-19.
"Ada 4 parameter bagaimana mengetahui sistem ini berhasil apa tidak. Angka kesembuhan meningkat, angka terpapar mengecil, tingkat hunian tempat tidur di faskes kita makin kecil, serta kematian mengecil. Dengan tim skala mikro ini, kita harap keempat parameter ini tercapai," tuturnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Baca Juga: Wali Kota Batam Tak Terapkan WFH Meski 4 PNS Positif COVID-19
Berita Terkait
-
Kota Batam Masih Terapkan Sekolah Online Pada Tahun Ajaran Baru
-
Ada Hampir 3 Ribu Formasi CPNS di Batam, Ini Informasi Lengkapnya
-
Lengkap! 16 Lokasi Vaksinasi COVID-19 Serentak di Kota Batam
-
Mantan DPRD Batam Jurado Meninggal Dunia, Sempat Muntah Darah dan Jatuh
-
Wali Kota Batam Tak Terapkan WFH Meski 4 PNS Positif COVID-19
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV