SuaraBatam.id - Hari Jadi Kota Batam, Kepulauan Riau yang selalu diperingati setiap tanggal 18 Desember setiap tahunnya, ternyata bertepatan dengan awal dilantiknya Raja Isa Bin Ali atau Nong Isa.
Lelaki yang lebih dikenal oleh sejarawan sebagai Raja Ali Haji, merupakan Sultan dari Kesultanan Lingga yang diberi mandat oleh Sultan Abdul Rahman Muazzam Syah, untuk mengembangkan wilayah Nongsa dan sekitarnya pada 18 Desember 1829.
Momen itu pula yang menjadi tonggak lahirnya Kota Batam dan diperingati tiap tahun hingga saat ini.
Walau demikian, ternyata sosok sang Sultan ini sendiri kurang banyak diketahui oleh masyarakat Kota Batam, terlebih sejarah ini sendiri juga sangat sedikit mendapat tempat dalam kurikulum sejarah daerah bagi siswa dan siswi di Kota Batam.
Hal ini kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, yang kini mengelola satu-satunya Museum yang terletak di Dataran Engku Putri Batam Center yang juga diberi nama Museum Batam Raja Ali Haji.
"Beruntungnya, di Hari Jadi Batam ke 191 tahun lalu. Kita bisa melihat seperti apa sosok Raja Ali Haji, setelah proses panjang akhirnya kita bisa menggambar sketsa beliau dan dipajang di aula utama," papar Kadisbupar Batam, Ardiwinata Sabtu (15/5/2021).
Selain penamaan berbagai lokasi dan museum ini sendiri, Ardi panggilan nya mengaku sangat terbantu dalam terwujudnya sketsa Raja Isa Bin Ali tersebut.
Mengenai proses ini sendiri, Ardi bahkan menuturkan bahwa hal ini sebenarnya telah dimulai jauh sebelum kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Namun selalu terkendala oleh referensi sejarah, dan bahkan referensi dari keturunannya yang masih ada hingga saat ini.
Baca Juga: Tips Berbelanja di Batam, Bedakan Barang Asli Atau KW
"Kita akui, referensi kita untuk merealisasikan sketsa ini juga sangat terbatas. Jadi kita selalu berkomunikasi dengan pihak keluarga, saat kita sudah punya referensi, dan akan mencoba menggambar sketsa beliau," paparnya.
Selama perjalanan nya, Disbudpar Kota Batam kemudian menggandeng seniman lukis, Marani dalam merealisasikan lukisan potret tersebut.
Pelukisan sketsa potret Raja Ali Haji bahkan harus mengalami revisi hingga 40 kali, yang membuat Disbudpar Kota Batam dan sang seniman terus mencari referensi lebih, dengan selalu mewancara pihak keluarga kurang lebih selama satu tahun.
"Kami tidak mau nanti hasil karya ini menyesatkan sejarah. Kita ingin hal ini memang sesuai dengan pengambaran dari keluarga. Agar masyarakat Batam dapat mengenal siapa Sultan pertama di Batam ini," ungkapnya.
Setelah mengalami proses panjang, akhirnya sketsa potret Raja Ali Haji dapat diselesaikan pada awal Desember 2020 lalu.
Adapun, sketsa itu dilukis berdasarkan penggambaran dari Raja Badrillah, salah satu keturunan ke-7 dari Nong Isa.
Berita Terkait
-
Review Ciao Kedai Dimsum Batam: Tempat Healing dan Spot Nulis Paling Tenang
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
-
Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia