SuaraBatam.id - Bersama dengan sejumlah peneliti, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganalisis adanya sejumlah perubahan pada varianSARS-COV-2 yang merupakan penyebab virus corona.
Sejumlah faktor seperti perubahan dalam penularan, gejala klinis dan keparahan, atau pelaksanaan tindakan pencegahan juga turut diteliti oleh sejumlah peneliti.
Hingga saat ini, WHO telah mencatat 3 jenis 'variant of concern' atau varian Corona yang mutasinya lebih ganas dari lainnya.
Varian ini menunjukkan sejumlah peningkatan dalam penularannya, keparahan penyakit misalnya peningkatan rawat inap atau kematian, penurunan signifikan dalam netralisasi antibodi, hingga penurunan efektivitas dalam pengobatan.
Sejumlah fakto yang jadi pertimbangan diantaranya,
-Adanya bukti berdampak pada diagnostik, perawatan, atau vaksin
-Mengganggu uji diagnostik
-Bukti penurunan netralisasi yang signifikan oleh antibodi yang dihasilkan selama infeksi atau -vaksinasi sebelumnya
-Bukti berkurangnya perlindungan akibat vaksin dari penyakit parah
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Varian Baru Virus Corona India Menyebar Makin Luas
-Adanya peningkatan penularan dan keparahan penyakit.
Berikut 3 varian mutasi 'ganas' COVID-19 yang jadi perhatian WHO
B117
Pertama kali terdeteksi: Inggris
- Adanya peningkatan transmisi sebesar 50 persen
- Potensi peningkatan keparahan berdasarkan tingkat rawat inap dan angka kematian kasus
Berita Terkait
-
Covid-19 dari India Mulai Menyebar, Negara Tetangga Tutup Perbatasan
-
Duh! Penumpang Positif Covid-19, Terbang dari Semarang ke Pangkalan Bun
-
Ayah Dikremasi karena Covid-19, Wanita Ini Nekat Terjun ke Kobaran Api
-
CEK FAKTA: Foto Paru-Paru Yang Sudah Divaksin dan Belum Divaksin Covid-19
-
INFOGRAFIS: Penyebab Terinfeksi Covid-19 Meski Telah Divaksinasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti