SuaraBatam.id - Kebiasaan perantau Minang yang tengah berada di Kota Batam yang mudik ke kampung halaman atau yang kerap disebut "Pulang Basamo" nampaknya tidak bisa dilaksanakan tahun ini usai adanya larangan dari pemerintah.
“Rencananya ada untuk tahun ini, tapi ya sekarang kita ikutin imbauan pemerintah untuk larangan mudik,” ujar Ketua Gema Minang Kota Batam, Antoni Lendra kepada batamnews (jaringan Suara.com), Senin (3/5/2021).
Meski demikian, diakui oleh pria yang akrab disapa Boni itu pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah yang melarang mudik lantaran wabah masih mengancam.
“Ya menurut saya, bagi perantau saat ini harap bersabar. Lagi pula saat ini kita masih bisa bertatap muka dengan keluarga, dengan menggunakan video call,” ucapnya.
Dia mengimbau agar warga yang ingin mudik untuk mendengar imbauan pemerintah.
“Virus itu masih ada, jadi jangan sampai kita membawa virus itu ke keluarga kita di kampung. Lebih baik kita tahan dulu sampai keadaan benar-benar membaik,” tutupnya.
Berita Terkait
-
H-3 Larangan Mudik, Jumlah Warga Masuk Sulsel Meningkat
-
Hindari Penyekatan, Pemudik Pilih Seberangi Sungai Citanduy Pakai Rakit
-
Pasokan BBM di Tol Trans Jawa, Pertamina Antisipasi Pakai Mobil Siaga
-
Pandemi COVID-19 Belum Berakhir, Bupati Jember: Jangan Lengah!
-
Kasus Covid-19 Riau Melonjak Drastis, Syamsuar Larang Mudik Lokal
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar