SuaraBatam.id - Kasus penggunaan alat rapid tes bekas yang dilakukan oknum petugas Kimia Farma di Bandara Kualanamu Medan membuat aparat dari Polda Kepri beraksi cepat.
Polda Kepri lantas menggelar sidak pengecekan mendadak alat tes cepat Covid-19 di Bandara Hang Nadim, Rabu (28/4/2021).
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kepri di dua tempat, Bandara Hang Nadim dan tempat pembuangan limbah RSBP Kota Batam.
Dijelaskan oleh Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Tidar Wulung Dahono, tidak ditemukan adanya alat test kesehatan yang didaur ulang atau digunakan kembali.
“Alat swab antigen yang berada di bandara masih dalam kondisi tersegel,” ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Lebih lanjut ia menyebut, alat test antigen yang sudah digunakan dibuang di tempat sampah dan diangkut oleh truk sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan limbah RSPB Kota Batam.
“Sesampai di sana (RSBP), limbahnya itu langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Jadi di sini tidak kami temukan adanya daur ulang alat kesehatan,” kata Tidar.
Berita Terkait
-
Soal Alat Tes Antigen Bekas, Martin: Akibatkan Ketidakpercayaan Kepada BUMN
-
Fakta Terbongkarnya Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu
-
5 Karyawan Kimia Farma Jadi Tersangka Kasus Alat Tes Antigen Bekas
-
Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Skandal Rapid Test Bekas Kualanamu
-
Temuan Antigen Bekas Bandara Kualanamu, Mardani Minta Evaluasi Menyeluruh
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan