SuaraBatam.id - Debt collector bisa dianggap sebagai salah satu profesi paling menantang. Bukan karena sulitnya pekerjaan ini saja, tapi juga stigma orang-orang sekitar terhadap Debt Collector.
Terlebih jika ada musibah yang menipa saat bekerja karena Debt Collector seringkali dianggap rentan kejahatan dan menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Namun, baru-baru ini seorang anggota petugas pembantu polisi (banpol) yang seharusnya membantu memberi rasa aman kepada warga justru ditangkap atas tuduhan merampok debt collector.
Banpol yang diketahui bernama Mahadi Muhamad Mukhtar (38) itu didakwa melakukan perampokan bersenjata pada Senin (12/4/2021) sore di rentenir OT Credit di Blok 135, Jalan Jurong Gateway dekat MRT Jurong East. Saat melakukan aksinya, terdakwa menggunakan pistol M85 Taurus, seperti dilansir dari Batamnews (jaringan Suara.com).
Melansir dari Channel News Asia, terdakwa sempat melarikan diri dari tempat kejadian sebelum akhirnya dapat diringkus pada hari yang sama. Pria itu kini terancam penjara seumur hidup dan setidaknya enam cambukan.
Kepolisian setempat dalam rilisnya pada Rabu (14/4/2021) menyebut, petugas itu berjalan ke debt collector dengan pistol dan menunjukkan kepada seorang anggota staf sebuah catatan yang berbunyi: "Ini adalah perampokan, jangan berteriak. Aku punya pistol di sakuku. Taruh semua uang di tas. "
Setelah karyawan menyerahkan uang tunai lebih dari S $24.000 atau sekitar , Mahadi kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi menerima laporan kasus ini sekitar pukul 3.55 sore dan menangkapnya dalam waktu lima jam.
Berita Terkait
-
Alamak! Seorang Nenek di Aceh Tamiang Tewas Dibunuh Cucunya
-
Pelaku Pembunuhan Pemuda di Kuburan China Ditangkap, Kakinya Ditembak
-
Lega Setelah 4 Tahun Diteror 2 Kolor Ijo, Warga Kaget Pelakunya Begini..
-
Cerita Ketua RT Gagalkan Aksi Perampok Bersenjata di Ciputat
-
Cerita Mahligai Cs Hadang Perampok Bersenjata di Ciputat: Kayak Difilm-film
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur