SuaraBatam.id - Pemekaran Natuna Anambas jadi provinsi disebut-sebut bakal segera terealisasi setelah gencar digaungkan.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal.
Hamid Rizal mengklaim pemekaran Natuna-Anambas tinggal menunggu tanda tangan Presiden Jokowi, sebab seluruh kajian dan proposal pemekaran telah diserahkan.
"Tinggal tunggu presiden saja. Hari ini kalau presiden bilang ya, besok langsung jadi," ujarnya seperti dikutip dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Jumat, (9/4/2021).
Ia yakin Natuna-Anambas bisa jadi Provinsi Khusus pisah dari Kepulauan Riau (Kepri).
"Kita harus optimis, tak boleh ragu ragu. Saya itu sudah mencanangkan hal ini sejak tahun 2005," sambungnya.
Ketika disinggung terkait rencana Musyawarah Besar (Mubes) yang akan digelar Tim Sembilan dari Natuna bersama tim pemekaran dari Anambas, Hamid Rizal pun menilai hal itu merupakan langkah yang tepat.
"Dengan adanya Panitia Mubes dan akan dilaksanakanya Mubes, ini akan mendorong agar lebih cepat lagi langkah kita dalam pemekaran Natuna," sebut Hamid.
Sementara terkait tanggapan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang menilai wacana pemekaran ini terlalu dini, Hamid Rizal enggan menanggapi serius.
Baca Juga: Pesawat Tempur Asing Terbang di Perairan Natuna, Begini Penjelasan TNI AU
"Itu tak ada urusan, dia setuju tak setuju kalo presiden bilang setuju ya jadi barang itu. Orang ngomong bebas, tak ada masalah itu, tak usah dibesar-besarkan. Anggap saja hanya bercanda dia," pungkas Hamid Rizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicerca 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025