SuaraBatam.id - Raffi Ahmad bersama dengan Rudy Salim akhirnya mengakusisi Cilegon United dan resmi berganti nama menjadi RANS Cilegon United.
Lebih jauh, sejumlah pembangunan juga dilakukan usai akusisi ini dilakukan. Dana lebih dari Rp300 Milyar siap digelontorkan demi membuat RANS Cilegon FC bersaing di sepak bola Indonesia bahkan Asia.
Namun, saat ditanya terkait melantai di Bursa Efek Indonesia seperti yang sebelumnya dilakukan Bali United, Rudy tidak menutup kemungkinan melakukan hal serupa.
"Untuk ke depannya, memang tim itu baiknya independen, dari lembaga keuangan atau apa pun sehingga bisa mendapatkan suntikan modal dari publik agar lebih transparan efektif dan efisien," kata Rudy.
"Adalah baik jika satu tim atau perusahaan bisa menuju public offering (IPO) karena jauh lebih efisien, dan ada komite audit, ada dewan pengawas, itu jauh lebih baik," sambungnya.
Namun, sebelum melakukan IPO Rudy menjelaskan saat ini RANS Cilegon FC masih bersiap untuk memperbaiki berbagai faktor dari dalam internal klub.
"Bukan tidak mungkin, tapi fokus pertama adalah kita akan memperbaiki grass root, memperbaiki sistem, dan tentunya secara profesional akan dikembangkan oleh coach untuk menemukan pemain-pemain yang baik," tambah Rudy.
Berkaitan dengan teknis pemain dalam klub, Raffi Ahmad sebelumnya menyebut, ingin menggabungkan pemain senior dan pemain muda serta akan membuka registrasi dan seleksi pemain secara terbuka.
Meski demikian, untuk memilih siapa saja pemain yang masuk membela klub, Raffi menyerahkan hal itu kepada Bambang Nurdiansyah sebagai head coach RANS Cilegon FC dan Hamka Hamzah sebagai manager RANS Cilegon FC.
Baca Juga: Gagal Jadi Pemain Sepak Bola, Alasan Raffi Ahmad Beli Cilegon United
"Target kita bukan harus Liga 1, itu adalah bonus, yang penting kita harus bermain baik, bermental baik, bersikap baik... Kalaupun semuanya sudah baik, infrastruktur kita baik, Insya Allah kita juga secara otomatis akan melaju naik ke Liga 2," ujar Raffi. [Antara]
Berita Terkait
-
Gelontorkan Dana Ratusan Milyar, Rans Cilegon FC Bakal Punya Arena Terbesar
-
Raffi Ahmad Ingin Rans Cilegon FC Diperkuat Pemain Senior dan Pemain Muda
-
Tunjuk Hamka Hamzah Jadi Manajer Tim, Raffi Ahmad Tiru Persija
-
Raffi Ahmad dan Rudi Salim Jadi Chairman Rans Cilegon FC
-
Gagal Jadi Pemain Sepak Bola, Alasan Raffi Ahmad Beli Cilegon United
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda