SuaraBatam.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan keluarganya dilarang pulang ke kampung halaman atau mudik selama periode libur panjang Isra Miraj dan Nyepi yang pada 10-14 Maret 2021.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapov) Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, dalam surat edaran tersebut dikatakan ASN dan keluarganya tak boleh berpergian lantaran masih adanya pandemi Covid-19.
"Apabila ada ASN yang melanggar hal tersebut, maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri dan PP Nomor 48 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," kata Arif Fadillah dikutip dari BatamNews --jaringan Suara.com, Kamis (11/3/2021).
Lebih lanjut Arif menjelaskan larangan bepergian ke luar daerah dapat dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan tugas dinas.
Selain itu, pengecualian bepergian ke luar selama tanggal 10-14 Maret tersebut, juga berlaku untuk ASN yang dalam keadaan terpaksa harus melakukan perjalanan ke luar daerah.
"Khusus untuk hal ini terlebih dahulu wajib mendapatkan izin tertulis dari Gubernur Kepri," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Arif juga menyampaikan, berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 tahun 2021.
Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan hak cuti tahunan pegawai di lingkup Pemprov Kepri.
Dengan rincian, cuti tahunan untuk tahun 2021 sebanyak 10 hari kerja. Kemudian, sisa cuti untuk tahun 2020 adalah 6 hari kerja, dan sisa cuti untuk tahun 2019 yakni 6 hari kerja.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Korban Kekerasan Berbasis Gender Sulit Akses Bantuan
"Sehingga total cuti tahunan untuk tahun 2019,2020,dan 2021 adalah 22 hari kerja," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kaki Membusuk Usai Kecelakaan, Remaja di Nutana Akhirnya Dioperasi
-
Dunia Diprediksi Akan Kekurangan Tenaga Perawat Akibat Pandemi Covid-19
-
Gara-gara Pandemi Covid-19, Jerman Kini Punya 1.200 Kata Baru
-
Manggung Off Air saat Pandemi, Brisia Jodie Sedih Ditonton Sedikit Orang
-
Amankah Perawatan Kecantikan di Tengah Pandemi Covid-19?
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin