SuaraBatam.id - Rocky Gerung de javu Pilpres 2014 melihat Jokowi berjalan seorang diri di tengah sawah saat hujan. Rocky Gerung curiga Jokowi jalan di sawah itu sudah didesain.
Rocky Gerung kemudian mengungkit keberadaan teater politik yang merancang ide sedemikian rupa agar pemimpin terlihat lebih bermakna di depan kamera.
"Saya lihat video itu, saya bayangkan itu terjadi menjelang 2024 yaitu pemilihan presiden dan ternyata Jokowi mencalonkan diri kembali. Itu sebetulnya satu gejala de javu. Artinya pernah tahu itu di 2014 dan ingin lihat itu di 2024," terangnya seperti dikutip Suara.com pada Rabu (24/2/2021) dari tayangan dalam saluran YouTube Rocky Gerung Official.
"Paralel dengan aktivitas presiden di tengah sawah, adalah wacana memungkinkan presiden terpilih kembali (di 2024). Jadi ada persiapan panitia, nanti 2024 ada scene semacam ini. Kenapa? Karena itu scene yang memenangkan presiden di Pilpres 2014," sambung dia.
"Jadi semua teater politik masih ingat ketika presiden di set up sedemikian rupa sehingga dari kejauhan disorot langkah seolah ada keheningan, ada di pinggir pantai waktu di Lombok, kemudian ada yang jahil dia buka background-nya," tukas Rocky.
Lebih dari itu, Rocky Gerung berandai-andai apakah sebenarnya di balik video Jokowi yang beredar itu, ada orang-orang di belakangnya.
"Teknik fotografi itu keahlian kekuasaan, dan sesungguhnya standarnya atau SOP adalah simpan file, musnahkan file yang lain. Ini file yang lain masih disimpan. Mungkin fotografer lain masih bilang ini gue yang bikin lho. Maka dia gak tahan juga," jelas dia.
"Akhirnya ya terbuka presiden itu tidak di tengah sawah, tapi dikelilingi panitia, loudspeaker, kamera, jadi begitu permainan kekuasaan. Ini sinetron yang akhirnya terbongkar," tandasnya tegas.
Di luar itu, Rocky Gerung mengatakan publik menangkap sinyal bahwa Presiden Jokowi mengonfirmasi soal adanya krisis pangan di negara.
Baca Juga: Satgas COVID-19 Komen Kerumunan Massa Jokowi, Tapi yang Dinasehati Rakyat
Momen Jokowi Seorang Diri ke Sawah
Momen Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan seorang diri ke tengah sawah di bawah guyuran hujan menjadi sorotan usai beredar di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang salah satunya dibagikan oleh Jubir Presiden Fadjroel Rachman dalam saluran YouTube-nya, momen itu disebut direkam saat Jokowi meninjau proyek Lumbung Pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (23/2/2021).
Di sana, Jokowi terlihat berjalan seorang diri ke tengah sawah dan menembus hujan yang cukup lebat.
Sejumlah anggota Paspampres semula tampak mengiringi Jokowi di belakang. Akan tetapi, Jokowi terlihat seolah memperingatkan agar dibiarkan berjalan sendirian.
Aksi Jokowi tersebut kontan mengundang kehebohan warga yang ikut menyaksikan. Beberapa dari mereka bahkan ikut menyorak dan berteriak.
Berita Terkait
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot
-
Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam