SuaraBatam.id - Pandemi Covid-19 membuat perayaan Imlek tahun terasa berbeda. Hal ini terlihat di Vihara Samudra Dharma, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Jumat (12/2/2020).
Tak terlihat keramaian ataupun kerumunan orang yang melihat barongsai. Parajemaat yang tengah eribadah juga dibatasi dengan protokol kesehatan.
Disampaikan Sekretaris pengurus Yayasan Samudra Dharma, Pebrianto, menyebut, biasanya mereka selalu menyajikan atraksi barongsai saat imlek.
“Tahun ini terpaksa ditiadakan dengan tujuan untuk menghindari kerumunan. Walaupun sebenarnya bisa kita kasih jarak, tapi takutnya pas berlangsung, orang-orang pada ramai mengerumuni,” ujar Pebrianto, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Pihaknya juga menerapkan pembatasan akses masuk bagi para jemaah, yakni masimal 50 orang yang ada di dalam ruang peribadatan. Usai sembahyang, mereka langsung diarahkan ke samping atau belakang vihara.
Mereka juga melakukan cek suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan. Selain itu, tahun ini tidak ada kunjungan dari wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Malaysia.
“Pengunjung vihara jadi turun sekitar 60-70 persen,” katanya.
Namun begitu, menurutnya meski di tengah pandemi Covid-19 tidak menyurutkan sukacita merayakan tahun baru. Jemaat vihara juga masih tetap antusias untuk sembahyang.
“Dari semalam juga sudah ada yang datang untuk sembahyang, bahkan tengah malam masih ada yang beribadah,” kata dia.
Baca Juga: Tegakkan Prokes di Tempat Wisata, Pemkab Pesawaran: Tidak Dibentak
Pada tahun kerbau ini, Pebrianto berharap agar pandemi Covid-19 bisa segera berlalu agar semua orang bisa bebas beraktifitas sebagaimana mestinya.
“Harapannya itu aja, Covid-19 bisa segera berakhir,” ucapnya.
Salah seorang jemaat vihara, Nada juga mengatakan hal serupa, menurutnya suasana Imlek tahun ini sangat berbeda jauh dibandingkan tahun lalu.
“Agak sepi aja, tahun lalu lebih baik,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Meski Lezat, Ini 5 Makanan yang Tabu Dihidangkan di Meja Makan saat Imlek
-
6 Fakta Unik Kue Keranjang, Pembawa Kesejahteraan yang Dibuat dalam 12 Jam
-
Ibadah Imlek Dibatasi karena Pandemi, Yusuf: Luar Biasa, Kami Bisa Bernapas
-
146 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Paling Banyak ke Arah Timur
-
Pendiri Masjid Babah Alun Desari Bagi-bagi Angpao
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar