SuaraBatam.id - RSUD Bintan hampir saja kesulitan beroperasi karena ketiadaan listrik sebab pemutusan jaringan dari PLN Rayon Kijang. Alasannya karena pihak RS diketahui menunggak pembayaran listrik pada Januari dan Februari 2021.
Disampaikan Manager PLN Rayon Kijang, Laisurani, RSUD Bintan sudah dua bulan menunggak bayaran listrik. Padahal, pihaknya sudah menyurati pihak RS agar segera membayar, namun sama sekali tidak ada jawaban.
"RSUD belum berikan kepastian bayar Januari sama Februari ini. Bahkan kemarin kami hampir mau padamkan listrik disana namun pertimbangannya lebih ke kemanusian jadi kami urungkan," ujar Laisurani, Rabu (10/2/2021).
RSUD Bintan diketahui nunggak bayaran sebesar Rp200.489.600 yang meliputi penggunaan listrik Januari Rp105.160.740 dan Februari Rp95.328.960.
Hingga kini, PLN Rayon Kijang memberikan tenggat waktu pembayaran. Namun, bila sampai Kamis (11/2/2021) manajemen RSUD Bintan tidak melunasi tunggakan listrik maka pihaknya akan melakukan pemutusan sementara.
"Jika belum ada kepastian bayar, mungkin kami putus sementara. Namun kami sediakan mobile genset agar pelayanan di RSUD Bintan tidak terganggu, tinggal mereka belikan solar dan operasikan saja," ujarnya.
Belakangan, sebelum waktu tenggat, RSUD Bintan telah melunasi tunggakan listrik dua bulan sekaligus pada Selasa (9/2/2021) melalui Bank Riau Kepri.
"Semua kantor dinas dan lainnya sudah bayar listrik. Semoga tidak ada yang telat lagi membayarnya," ucapnya.
Baca Juga: Listrik 52 Bangunan Pemkab & Spot Wisata di Siak Diputus PLN, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, Masyarakat Mantang Bisa Nikmati Listrik 24 Jam
-
Pemerintah Harus Manfaatkan Omnibus Law Agar Proyek Tol Listrik Lancar
-
Hujan dan Angin Kencang, 41 Gardu Listrik Terdampak, Serpong Gelap Gulita
-
Nganggur, Sarjana Ilmu Pemerintahan Ini Nekat Nyolong Kabel Listrik PLN
-
Kantor PLN Kuala Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI