SuaraBatam.id - Biasanya listrik di Mantang baru mulai menyala dari pukul 6 sore sampai 6 pagi. Mulai saat ini, listrik akan hidup selama 24 jam non stop.
Bahkan listrik seharian penuh ini dapat dinikmati warga di tiga desa yaitu Desa Mantang Lama, Mantang Besar dan Mantang Baru.
Sedangkan Desa Dendun masih dialiri listrik 12 jam karena wilayah desanya terpisah dengan pusat pemerintahan kecamatan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan hal itu akan diupayakan agar ada layanan yang sama.
"Diharapkan dengan aliran listrik 24 jam ini kedepannya dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Kemudian dapat membuat anak-anak lebih semangat dan tekun belajar. Semoga Mantang ke depan semakin gemilang," katanya dilansir laman BatamNews, Rabu (10/2/2021).
PLN Tanjungpinang telah menambahkan daya Pembangkit Listrik Desa Mantang Lama menjadi 240 Kilo Watt (KW). Penambahan daya itu membuat tiga desa di Kecamatan Mantang akan dialiri listrik selama 24 jam.
Manager Jaringan PLN Tanjungpinang Darmansyah, mengatakan telah meningkatkan waktu nyala listrik dari 12 jam menjadi 24 jam.
"Masyarakat di desa-desa ini sebagian memiliki pencaharian sebagai nelayan. Kini bisa menggunakan listrik secara 24 jam untuk memberikan nilai tambah dalam kegiatan ekonomi di sana," ujar Darmansyah.
Ia menjelaskan jika daya listrik di Mantang kini berjumlah 240 KW. Kemudian beban penggunaan sebanyak 140 KW sehingga masih ada beban tersisa 100 KW.
Baca Juga: Infrastruktur Pengisian Daya Baterai Tentukan Suksesnya Mobil Listrik
Jadi dengan 100 KW ini dapat dipergunakan untuk aktivitas perekonomian masyarakat di siang hari.
Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat merelakan apabila ada pohon-pohon yang mengganggu jaringan listrik diizinkan untuk ditebang agar layanan listrik tetap prima.
Berita Terkait
-
Hujan dan Angin Kencang, 41 Gardu Listrik Terdampak, Serpong Gelap Gulita
-
Nganggur, Sarjana Ilmu Pemerintahan Ini Nekat Nyolong Kabel Listrik PLN
-
Ridwan Kamil Pamer Mobil Patwal Listrik Baru, Tampilannya Makin Kece
-
KPU Kembalikan Dana Hibah Rp4,8 Milyar ke Pemkab Bintan, Ada Apa?
-
7.336 Orang Jajal KRL Jogja-Solo, Jadwal Prameks Berubah
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi