SuaraBatam.id - Sebanyak 93,5 persen pasien COVID-19 di Batam sembuh. Menyusul banyaknya warga yang dinyatakan pulih pada dua hari terakhir.
Hingga kini tercatat total pasien positif COVID-19 mencapai 5.698 orang, sebanyak 5.330 orang di antaranya sembuh, meninggal 146 orang dan sedang dirawat 222 orang.
"Pada 5 Februari 2021, terdapat penambahan 14 kasus positif dan 81 pasien sembuh. Dengan begitu tingkat kesembuhan 93,5 persen, kematian 2,6 persen, dan kasus aktif 3,9 persen," kata juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Azril Apriansyah di Batam.
Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas COVID-19 Batam Didi Kusmarjadi menyatakan dari tambahan 14 orang yang positif terpapar Virus Corona, empat orang di antaranya merupakan konfirmasi bergejala dan 10 orang tidak bergejala.
Hingga kini, Satuan Tugas mencatat 24.687 sampel telah diperiksa RT PCR, sebanyak 18.993 di antaranya negatif dan 5.698 lainnya positif. Sedang 56 sampel masih dalam proses.
Sementara itu, dengan penambahan itu, maka tinggal empat dari sembilan kecamatan di pulau utama zona merah, yaitu Sekupang dengan 39 orang, Sei Beduk dengan 23 orang, Lubuk Baja dengan 35 oran, dan Batam Kota dengan 68 orang.
Kemudian empat kecamatan di pulau utama lainnya zona merah muda yaitu Batuampar dengan 11 orang masih dirawat, Sagulung dengan 12 orang, Bengkong dengan 12 orang, dan Nongsa dengan 13 orang.
Satu kecamatan pulau utama lainnya zona kuning yaitu Batuaji dengan sembilan orang masih dalam perawatan.
Sementara tiga kecamatan pulau penyangga zona hijau tanpa seorang warganya yang dirawat karena COVID-19 yaitu Belakangpadang, Bulang dan Galang. (Antara)
Baca Juga: Kasus COVID-19 Bogor Melonjak Paling Banyak di Jawa Barat
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda