SuaraBatam.id - Proses pemberian vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Kepulauan Riau saat ini baru menyasar sekira 18 persen dari total 14.363 orang nakes.
Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mochammad Bisri, saat ini vaksinasi masih difokuskan di Kota Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan.
"Hingga saat ini progres vaksinasi ke nakes sudah sekitar 18 persen dan angka itu akan terus bertambah," kata Bisri di Tanjungpinang, Selasa (26/1/2021).
Ia menambahkan, sebelumnya sudah ada 19.680 dosis vaksin Covid-19 yang didistibusikan ke 3 kabupaten/kota tersebut.
Vaksin tersebut diperuntukkan kepada 9.723 nakes di wilayah masing-masing. Dengan rincian, Batam 11.120 vial untuk 5.546 nakes, Tanjungpinang 5.880 vial untuk 2.844 nakes, dan Bintan 2,680 vial untuk 1.331 nakes.
Sementara untuk empat kabupaten lainnya, yakni Karimun, Natuna, Anambas dan Lingga direncanakan akan mulai didistribusikan pada awal Februari 2021 mendatang.
"Total vaksin yang akan didistribusikan untuk empat kabupaten itu rencananya 8.920 vial," ujar Bisri, melansir Batamnews (jarngan Suara.com).
Rencana jumlah vaksin yang diterima masing-masing kabupaten tersebut antara lain, Karimun 3.360 vial untuk 1.680 nakes, Anambas 1.520 vial untuk 760 nakes, Lingga 1.880 vial untuk 940 nakes, dan Natuna 2.160 vial untuk 1.080 nakes.
Ia berpendapat, pemberian vaksin Sinovac untuk nakes bisa selesai pertengahan Februari 2021 jika tidak ada kendala berarti.
Baca Juga: Hal yang Harus Dilakukan Diabetesi Sebelum Vaksinasi Covid-19
"Ada kendala sedikit di lapangan, palingan hanya pendaftaran online-nya saja, dan saat ini sudah dapat diatasi," terang Bisri.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI