SuaraBatam.id - Sebuah rumah milik warga di Gang Punak, Jalan Engku Aman Kelang, Sawin, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga dilahap si jago merah. Dua orang dilaporkan jadi korban dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, saat peristiwa itu terjadi, keduanya tengah berada di dalam rumah. Saat api mulai melahap pada Selasa (26/1/2021) sekira pukul 09.15 WIB, diduga kuat keduanya tidak bisa menyelamatkan diri hingga terbakar di dalam rumah. Api berhasil dipadamkan pukul 11.00 WIB.
"Sewaktu kejadian dihuni dua orang. Satu orang atas nama Sofiah alias Are (96) meninggal dunia di lokasi, sementara Mustada Arifin alias Heri (36) meninggal dunia di rumah sakit," ucap Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) di Satpol PP-Damkar Lingga, Oktanius Wirsal kepada Batamnews (jaringan Suara.com), usai kejadian.
Lebih jauh, ia menjelaskan Heri meninggal dunia dengan luka bakar cukup parah. Ia sempat dibawa ke rumah sakit Encek Mariyam Daik, sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan.
"Beliau sempat mau dirujuk ke Tanjungpinang, tapi tepat pukul 11.15 WIB, korban meninggal dunia," ujarnya.
Sementara terkait sumber api, Okta mengaku saat ini masih dalam penyelidikan pihak terkait.
"Untuk sumber api masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang," pungkas Okta.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI