SuaraBatam.id - Yayasan doctorSHARE melalui Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II saat ini secara resmi kembali membuka layanan kesehatan di Kabupaten Lingga. Tepatnya di Dermaga Kecamatan Senayang, sejak pertengahan Januari 2021 lalu.
Dijelaskan Kepala Puskesmas Senayang, Lenny Hardianty, bagi warga Kabupaten Lingga yang ingin berobat di RSA, tidak perlu membawa kartu BPJS.
"Tidak perlu BPJS, cukup KTP dan KK saja. Jadi untuk yang tak punya BPJS juga tetap dilayani," kata Lenny kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Selasa (26/1/2021).
Pelayanan yang tersedia di RSA diantaranya pelayanan umum, UGD, rawat inap, tindakan operasi kasus bedah termasuk khitanan, laboratorium, serta rontgen.
"Bagi warga yang ingin berobat di RSA Nusa Waluya ini bisa langsung ke RSA, bisa juga dibantu kami pihak Puskesmas Senayang," ujarnya.
Pihaknya berharap dengan hadirnya RSA tersebut di Kecamatan Senayang, masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan yang diberikan RSA.
"Kami dari puskesmas sendiri merasa terbantu dengan keberadaan RSA. Masyarakat yang harusnya ditangani di RS rujukan, bisa ditangani di RSA. RSA juga berkolaborasi dengan puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar