SuaraBatam.id - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Karimun mencatat 427 ajuan perkara perceraian mereka tangani selama tahun 2020 kemarin.
Meski PA Karimun tidak merinci berapa gugatan perceraian yang mereka kabulkan dari jumlah tersebut, mayoritas perceraian disebabkan karena faktor ekonomi.
"Perkara perceraian kasus yang terbanyak kami tangani sepanjang tahun 2020," kata Wakil Ketua PA Karimun M Andri Irawan, Senin (11/1/2021).
Dalam catatan PA, gugatan diajukan paling banyak oleh pihak perempuan (istri). Latar belakang paling banyak disebabkan alasan ekonomi dengan tital 70 persen dari total gugatan.
"Pihak istri yang paling dominan yang mengajukan permohonan gugatan cerai," ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
"Mungkin sedikit-banyak ada korelasinya dengan pandemi Covid-19. Yang dulunya bekerja, produktif sejak pandemi jadi kurang produktif secara ekonomi. Dulunya bekerja sekarang tidak, banyak di rumah, yang berdagang jualannya kurang untung karena daya beli masyarakat turun," terangnya.
Berita Terkait
-
Wah! 573 Wanita di Pasaman Barat Kini Jadi Janda, Ini Penyebabnya
-
573 Wanita di Pasaman Barat Jadi Janda, Usianya 30 Sampai 50 Tahun
-
Abu Janda Hina Natalius Pigai, Rocky Gerung: Dia Tidak Bisa Mikir
-
Diduga Pukul Santri Karena Tak Hapal Tugas, Ustadz di Karimun Dipolisikan
-
Rocky Gerung Skakmat Abu Janda yang Hina Pigai: Cocok Dapat Darwin Award
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka