SuaraBatam.id - Tujuh orang saksi diperiksa polisi pasca insiden kebakaran Gedung E di kompleks Kantor Bupati Karimun, Kepulauan Riau pada Rabu (6/1/2021) kemarin.
Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan menyebutkan para saksi yang diperiksa terdiri dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pegawai Pemkab Karimun.
"Sejauh ini, kita sudah meminta keterangan sebanyak 7 dalam kejadian kebakaran ini," kata Adenan melansir Batamnews (jaringan Suara.com), Kamis (7/1/2021).
Meski demikia, petugas Satpol PP yang diminta keterangan oleh kepolisian tersebut, dikabarkan tidak berada di lokasi kejadian pada peristiwa tersebut. Terkait adanya unsur kelalaian dalam kebakaran di Gedung E tersebut, polisi belum bisa menyimpulkan.
"Pas terjadinya kebakaran, memang tidak ada petugas yang berjaga. Maka kita akan meminta keterangannya terlebih dahulu," ujar Adenan.
Saat ini, Polres Karimun sudah menurunkan tim dari Polda Kepri serta tim dari Labfor Polda Riau untuk menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran itu.
"Labfor Polda Riau kita turunkan. Jadi sejauh ini belum bisa dipastikan penyebabnya, nanti bagaimana hasil pemeriksaan akan dikabarkan," ujar Adenan.
Sebelumnya diwartakan, kebakaran yang menghanguskan Gedung E tersebut memaksa lima OPD yang berkantor di dalamnya harus mencari lokasi baru.
OPD tersebut yakni Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Kesatua Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Baca Juga: Rumah Terbakar, Nenek-Cucu di Sumut Dikepung Api
Kemudian Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026