SuaraBatam.id - Menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdulah (RHA) Karimun, masyrakatnya di wilayah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) harus lebih waspada.
Pasalnya, wilayah tersebut diprediksi akan mengalami hujan disertai angin dengan intensitas sedang dalam beberapa hari kedepan.
"Kondisi cuaca di wilayah Kepri, khususnya Karimun, dalam beberapa hari kedepan masih akan di dominasi oleh tingginya tingkat curah hujan, yang disertai angin kencang," kata Kepala Stasiun Meteorologi RHA Karimun, Raden Eko Sarjono, dilansir laman Batamnews, Minggu (3/1/2021).
Hujan dan angin kencang itu, disebutkan Eko, disebabkan oleh adanya daerah tekanan rendah (Low pressure area) di sebelah Barat Kalimantan.
Sehingga, mengakibatkan pertumbuhan awan-awan konvektif, khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.
"Low pressure area di sebelah Barat Kalimantan, membawa pengaruh meningkatnya pertumbuhan awan," ucap Eko.
Cuaca yang tidak bagus itu, juga menyebabkan tingginya gelombang air laut, karena angin kencang yang melanda. Dengan begitu, Eko pun mengimbau pada jasa transportasi laut, atau masyarakat yang melakukan aktivitas laut untuk selalu waspada dan tetap update mengenai prakiran cuaca.
"Harap waspada adanya angin kencang yang berdampak tingginya gelombang di perairan Karimun. Imbauan kami dari BMKG untuk waspada dan selalu update informasi dari BMKG," pungkas Eko.
Baca Juga: Diberi Peringatan Dini BMKG, Kapal Feri Tujuan Anambas Gagal Berlayar
Berita Terkait
-
Hujan Bakal Guyur Sejumlah Daerah di Riau dari Pagi hingga Malam
-
Prediksi Cuaca BMKG 2 Januari 2021: Jakarta Berawan di Pagi, Siang Hujan
-
Jakarta Berawan di 2 Januari 2021, Waspada Potensi Hujan
-
BMKG Peringatkan Air Pasang di Wilayah Perairan Batam Capai Tiga Meter
-
Kapal Tongkang Hantam Rumah Warga di Batam, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar