SuaraBatam.id - Kapal feri tujuan Kabupaten Anambas gagal berlayar, setelah mendapat peringatan dini dari BMKG. Pasalnya, kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (2/1/2021).
"Tadi kita mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG Tanjungpinang, sehingga kita tunda keberangkatan kapal feri tujuan Anambas," kata Kasi Lalu Lintas KSOP Tanjungpinang, Samsul Nizar dilansir laman Batamnews, Minggu (3/1/2021).
Ia menyebutkan, untuk kapal tujuan Tanjungpinang-Batam tetap beroperasi dan tidak terkendala dengan cuaca.
"Pelayaran daerah lain masih tetap beroperasi, hanya Anambas saja yang ditunda," jelasnya.
Samsul mengatakan, belum tahu kapan feri tujuan Kabupaten Anambas mulai berlayar. Sebab, pihaknya masih menunggu informasi perkiraan cuaca dari BMKG.
"Cuaca ekstrem kan tiba-tiba, tahu kapan, nanti kalau sudah normal baru lah berangkat," ujarnya.
Sementara itu, BMKG Tanjungpinang memprediksi cuaca ekstrem, seperti hujan deras disertai angin kencang masih terjadi hingga besok.
"Gelombang tinggi terjadi di Natuna dan Anambas, kita sudah memberi informasi dini ke KSOP Tanjungpinang mengenai pelayaran kapal," kata prakirawan BMKG Tanjungpinang Arditho.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Kepri Diperkirakan Terjadi hingga 3 Januari
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah