SuaraBatam.id - Setiap tahunnya, Mnet senantiasa mengadakan penghargaan musik di Korea Selatan yang diberikan kepada para aktor dan penyanyi yang dinilai paling berprestasi dalam setahun dalam acara bertajuk Mnet Asian Music Awards.
Namun, pada tahun ini nampaknya ada salah satu yang turut memancing perhatian warganet, khususnya dari indonesia, selain dari para penyanyi dan pemain peran tersohor asal negeri ginseng tersebut.
Diduga, panitia penghargaan bergengsi tersebut salah dalam menampilkan peta Indonesia. Hal ini terlihat dari gambar yang diunggah oleh akun Twitter @staraeri.
Dalam peta yang diunggah dalam acara tersebut, terlihat beberapa pulau seperti Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan banyak yang lain menghilang dari peta Indonesia.
"Sumatra jawa masih gabung ini taun berapa," cuit pengunggah pada 6 Desember 2020 kemarin.
Tidak hanya iu, pulau Jawa dan Sumatera juga nampak menjadi satu dalam tampilan gambar pulau berwarna kuning berpadu hitam tersebut.
Tidak butuh waktu lama, cuitan tersebut lantas mendapatkan beragam komentar dari para netizen. Sebagian besar mereka menyayangkan hal ini, bahkan ada pula yang mempertanyakan apakah bisa pihak MAMA dituntut karena hal ini.
"Ini kalo kyk gini bisa nuntut MAMA ga si? Ini pelecehan ke negara lho, soalnya peta wilayahnya ga digambarkan dg benar. Malu-maluin aja masa MAMA acara besar tapi tim grafisnya gini amat,"tulis akun @mystolenlullab.
Hingga kini, belum ada kejelasan dari kebenaran gambar tersebut. Meski demikian, cuitan itu sudah disukai lebih dari 30 ribu orang dan ribuan lainnya me-retweet.
Baca Juga: Rindu Memuncak, Momen Ayah Tak Bisa Bertemu Buah Hati, Ujungnya Bikin Mewek
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar