SuaraBatam.id - Warga Batam bisa nyoblos di Pilkada 9 Desember besok pakai e-KTP. Sebab masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan surat undangan pencoblosan.
Seperti yang disampaikan oleh Yulianto, warga Kelurahan Sambau, Kota Batam tersebut mengaku sampai saat ini belum mendapatkan surat undangan untuk memilih. Sebelumnya juga tidak ada pendataan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"KTP saya memang masih alamat yang lama di Piayu, tapi seharusnya kan ada pendataan di alamat yang sekarang. Tapi ternyata tdak ada," kata Yulianto, kepada SuaraBatam.id, Senin (7/12/2020).
Ia mengaku sebelumnya juga juga sudah mengecek langsung ke alamat tempat tinggal yang lama atau sesuai KTP. Tapi, menurut dia juga sudah tidak terdaftar lagi karena sudah pindah alamat.
"Karena di sana tidak ada dan sini juga tidak ada, yaudah kemungkinan golput," katanya.
Yulianto mengaku tidak hanya dirinya, tapi juga banyak masyarakat lainnya yang tidak mendapatkan undang untuk memilih. Kasusnya juga sama karena alamat KTP belum berubah.
"Kemarin dapat info tetap bisa menggunakan KTP di TPS sesuai alamat yang lama. Tapi kalau jauh pasti mikir-mikir juga, apalagi Covid-19 mending di rumah saja," jelasnya.
Komisioner KPU Kepri, Widiyono Agung Sulistiyo mengatakan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan undangan untuk memilih tidak perlu resah. Pasalnya, masih tetap bisa menggunakan hak pilihnya.
Masyarakat bisa mendaftar ke TPS di alamat sesuai KTP sebagai Daftar Pememilih Tambahan (DPTb). Karena itu pihaknya berharap seluruh masyarakat di Kepri bisa menggunakan haknya untuk memilih pemimpin lima tahun mendatang.
Baca Juga: Tokoh Agama Deklarasi Pilkada Batam Penuh Toleransi dan Rukun
"Masyarakat bisa mendaftar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB sebagai DPTb," katanya.
Pihaknya juga mengimbau agar saat datang ke TPS, melaksanakan selaku protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Hal itu dilakukan tentunya untuk mencegaj penyebaran virus corona.
Kontributor : Ahmad Rohmadi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi