SuaraBatam.id - Menjelang Pilkada serentak 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di empat kabupaten/kota, berpatroli dalam pengawasan anti politik uang selama tahapan masa tenang hingga Selasa (8/12/2020). Patroli dilakukan mulai Minggu (6/12/2020).
Komisioner Bawaslu Banten Kordiv Pengawasan, Nuryati Solapari mengatakan, patroli pengawasan dilakukan untuk memastikan masa tenang bebas dari kegiatan politik, yang berpotensi memengaruhi preferensi pemilih pada pemungutan suara Pilkada 2020.
“Dalam melakukan patroli, Bawaslu juga melibatkan kepolisian. Anggota polisi turut bersama pengawas pemilu untuk memastikan tidak ada tindak pidana pemilihan politik uang,” kata Nuryati, dilansir laman Bantennews, Senin (7/12/2020).
Nuryati menilai, pencegahan ini penting dilakukan mengingat berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu pada 10 hari ketujuh kampanye, setidaknya ditemukan 37 dugaan pelanggaran praktik politik uang se-Indonesia. Termasuk yang telah diputusakan oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, terhadap kasus politik uang yang terjadi di Kota Tangerang Selatan.
“Patroli pengawasan juga ingin memastikan pemilih memahami dan menegakkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 pada saat pemungutan suara. Kami juga memastikan distribusi perlengkapan pemungutan suara (logistik) di TPS, telah terlaksana sesuai dengan prosedur. Dan juga, memastikan kesiapan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) oleh jajaran KPU,” katanya.
Nuryati memastikan, patroli dilakukan oleh semua jajaran pengawas mulai dari pengawas TPS hingga Bawaslu RI. Kegiatan yang rutin dilaksanakan sejak Pilkada 2018 ini adalah kegiatan sosialisasi sebagai upaya pencegahan pelanggaran pemilihan.
“Sosialisasi dilakukan baik secara verbal maupun penyebaran bahan sosialisasi dengan tetap memperhatikan prokes. Selain kegiatan luring, sosialisasi juga dilakukan melalui media daring dengan melibatkan pemilih sebanyak- banyaknya,” jelasnya.
Aktivitas patroli, menurut Nuryati, akan dilakukan dengan tetap menyesuaikan nilai-nilai atau kearifan lokal sesuai dengan karakter masyarakat di setiap daerah. Hal itu untuk meningkatkan efektivitas pencegahan pelanggaran agar pesan dapat lebih diterima oleh pemilih.
“Patroli pengawasan telah dilaksanakan sejak penyelenggaraan Pilkada 2018 lalu. Program ini diketahui menekan angka praktik politik uang untuk memengaruhi keterpilihan pemilih menjelang pemungutan suara,” ujarnya.
Baca Juga: Nabi Larang Suap, Ulama Sebut Pelaku Money Politic Masuk Neraka
Nuryati menambahkan pula bahwa selama 10 hari ketujuh kampanye dari 25 November hingga 4 Desember 2020, Bawaslu mencatat 3.091 kegiatan kampanye dengan metode tatap muka atau pertemuan terbatas di 4 kabupaten/kota se-Banten. Dengan rincian, Kabupaten Serang sebanyak 243,Kota Tangerang Selatan sebanyak 2647, Kabupaten Pandeglang sebanyak 24 dan Kota Cilegon sebanyak 177.
Sedangkan jumlah alat peraga kampanye (APK) yang ditertibkan oleh Pengawas Pemilu sebanyak 14.703 APK se-Banten ,dengan rincian Kabupaten Serang sebanyak 9.146 APK, Kota Tangerang Selatan sebanyak 2.973 APK, Kabupaten Pandeglang sebanyak 1.034 APK dan Kota Cilegon sebanyak 2.584. Jumlah ini akan semakin bertambah karena hari ini Bawaslu serentak menertibkan APK di hari tenang.
Berita Terkait
-
Besok Masuk Masa Tenang, Bawaslu Sukabumi Awasi Praktik Money Politic
-
Pengakuan Warga Siak yang Sosoknya Ada di Foto Bersama Tumpukan Uang
-
Marak Politik Uang Jelang Pilkada, JCW Beri Bawaslu Bantul Kerupuk Melempem
-
Jelang Akhir Masa Kampanye, Viral Video Dugaan Politik Uang Sutrisna-Ardi
-
Viral 2 Pria Pamer Tumpukan Uang, Diduga Terkait Pilkada Siak
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen