Yebi Abmi mengakui telah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak 5 bulan lalu, yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.
“Awalnya kami saling komen dan kenal, hingga akhirnya kami pacaran (selingkuh) karena rasa nyaman. Sudah lima bulan ini kami menjalin hubungan, dan setiap minggu bertemu minimal dua kali,” kata ibu tiga anak ini yang mengaku menyesali perbuatannya, dan berusaha meminta maaf kepada suaminya.
Sebelum terjadinya pembunuhan ini, Rivat telah sering mengingatkan korban agar menjauhi istrinya tapi tetap tak diindahkan.
“Saya kesal dengan korban dan istri saya, karena mereka selingkuh,” ujar Rivat dihadapan penyidik Polres Prabumulih.
Menurut pelaku, sang istri dan korban telah berselingkuh sejak 5 bulan lalu. Pernah ketahuan namun masih dimaafkan serta diminta tidak lagi.
“Sempat ketahuan dua bulan lalu, dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih,” katanya seraya mengaku sangat kesal dengan korban dan sang istri.
Bahkan pelaku mengaku sempat mendatangi atau menemui korban untuk meminta menjauhi dan jangan mengganggu istri serta keluarganya. Namun hal itu tak diindahkan oleh korban.
“Pernah ku datangi, ku minta supaya jauhi istri tapi masih saja,” katanya.
Hingga akhirnya pelaku memasang GPS di motor matic yang digunakan sang istri, dan dirinya mengetahui keberadaan istrinya sebelum peristiwa itu terjadi.
“Pas saya lagi kerja lihat GPS motor istri ke tempat karaoke. Saya lihat sekitar 30 menit di Diva. Kalau beli makanan tidak mungkin, lalu saya izin ke bos kantor untuk pulang dan langsung ke TKP,” jelasnya.
Baca Juga: Mau Tahu Pacar Anda Selingkuh atau Setia? Bisa Gunakan Trik Model Ini
Manajer Karaoke Diva Family Prabumulih, Egus mengungkapkan, kronologis pembunuhan itu bermula sekitar pukul 13.30 WIB, seorang perempuan check in karaoke sendirian di room 3.
Lalu setelah 15 menit datang seorang laki-laki ke dalam room.
“Mereka di dalam kita tidak tahu karena mereka karaoke,” ujarnya.
Selanjutnya kata Egus, selang 30 menit pasangan itu karaoke, tiba-tiba datang seorang pria. Petugas security sempat menegur dan bertanya apakah mau karaoke atau tidak.
“Katanya mau karaoke, dan ditanya sudah check in belum? dijawab belum. Lalu disuruh check in lewat Whatsapp, karena tak bisa masuk kalau belum. Tapi alasan pelaku baru pulang kerja dan karena kepanasan izin minta masuk ke dalam sekalian nunggu teman katanya, karena alasan itu lalu diizinkan security,” jelasnya.
Setelah pelaku masuk tiba-tiba dirinya mendapat kabar dari karyawan ada yang berkelahi. Security kemudian mencoba memisah dengan menarik pelaku yang membawa pisau.
Berita Terkait
-
Sang Istri Dituding Selingkuh dengan Sahabat Sendiri, Alvaro Morata Angkat Kaki dari Rumah
-
Insanul Fahmi Temui Mawa, Ditantang Buktikan Pernikahan Siri dengan Inara Rusli
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
-
Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL
-
Mencari Rumah yang Hilang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen