SuaraBatam.id - Dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru yang jatuh menjelang akhir 2020 dan awal 2021, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjungpinang akan menambah jadwal pelayaran (slot time) untuk destinasi Tanjungpinang - Batam.
Dikutip dari Batam News, mitra SuaraBatam.id, Kepala KSOP Tanjungpinang, Mappeati menyebutkan jika biasanya keberangkatan pertama pukul 07.30 WIB, saat tahun baru akan maju 30 menit atau pukul 07.00 WIB. Begitu juga jadwal terakhir biasanya pukul 18.00 WIB akan ditambah menjadi 18.30 WIB.
Dengan demikian, operator pelayaran bisa menambah volume keberangkatan kapal.
Mappeati menambahkan bila pemberlakuan penambahan jam keberangkatan ini efektif dilakukan bila terjadi peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura.
"Rencananya kami akan menambahkan waktu, pagi kami percepat 07.30 WIB menjadi 07.00 WIB. Begitu juga kapal terakhir biasanya pukul 17.30 WIB menjadi 18.00 WIB," lanjutnya.
Sementara faktor teknis lainnya, protokol kesehatan atau prokes dilakukan di dalam kapal. Termasuk jumlah penumpang dikurangi menjadi 70 persen dari kapasitas penuh. Hal ini telah diterapkan sejak awal pandemi.
"Kalau penerapan protokol kesehatan sudah lama, setiap kapal hanya boleh membawa penumpang 70 persen saja, tidak boleh lebih penuh lagi," tandasnya.
Untuk mencegah penumpukan penumpang di pelabuhan, setiap kapal dengan jumlah penumpang sudah cukup harus berangkat.
"Tidak ada istilah tunggu-menunggu lagi, sudah cukup penumpang, langsung lepas tali (berangkat)," tegasnya.
Baca Juga: Menyandang Parang, Dua Garong Gasak Rp31 Juta dan Santai Sebelum Keok
Pihaknya juga telah mendirikan pos pengamanan di Pelabuhan Sri Bintan Pura.
"Pos keamanan dan keselamatan mulai beroperasi 8 Desember mendatang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Bantah Ekspor Ilegal, PT PMM Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Penahanan Kapal Capricorn di Batam
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar