SuaraBatam.id - Dua lelaki berinsial MP dan DD berhasil diringkus Polisi pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, MD dan DD saat duduk santai di pangkalan ojek pasar seken depan Mal Avava, Batam.
Dikutip dari Batam News, mitra SuaraBatam.id, keduanya adalah garong dengan predikat "raja tega" yang melakukan aksi perampokan bersenjatakan parang.
Berdasarkan laporan Kapolsek Lubuk Baja, AKP Arya Tesa Brahmana, dua garong ini, MD dan DD beraksi sepekan lalu (20/11/2020) sekira pukul 20.00 WIB di kawasan Nagoya, Batam.
Keduanya mengincar korban yang selesai berjualan. Saat itu, korban yang tidak disebutkan identitasnya oleh Polisi tengah menunggu anaknya di Mal Avava.
"Tersangka kemudian mengeluarkan parang sepanjang 30 cm yang disembunyikan di balik punggung dan diarahkan ke korban," kata AKP Arya Tessa Brahmana.
Akibat diancam senjata tajam, korban ketakutan dan kedua garong beraksi mengamankan tas berisi barang-barang berharga dan uang.
Korban sempat berteriak sambil mengejar pelaku. Sayangnya tidak berhasil karena kedua pelaku berhasil kabur.
Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp31 juta dan langsung melaporkan kejadian ke Polsek Lubuk Baja.
Dari laporan itu, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin Iptu Haris Baltasar Nasution terjun ke lokasi untuk mengumpulkan semua bukti berupa rekaman CCTV dan informasi dari masyarakat.
Baca Juga: Postur APBD Batam Berimbang, DPRD Teken Pengesahan untuk 2021
Setelah sempat buron, keduanya keok di tangan petugas gabungan Polsek Lubuk Baja dan Polresta Barelang pada Jumat (27/11/2020).
Keduanya kini dijebloskan ke sel tahanan dan sejumlah barang bukti masih diamankan Polisi.
Berita Terkait
-
Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba