SuaraBatam.id - Bersepeda antar pulau di Kota Batam menjadi pengalaman terbaru untuk warga setempat. Terutama saat pandemi virus corona.
Mereka mengelilingi pulau yang terdekat dari Batam.
"Hari ini dari dermaga ke Harbour Bay. Kadang ke Nongsa, atau ke Sekupang, atau ke Tanjunguncang. Sesekali ke kawasan Barelang (pulau-pulau yang terhubung enam rangkaian Jembatan Barelang," kata pesepeda, Rizal Saputra di Batam, Minggu (1/11/2020).
Rizal mengajak kawan-kawannya untuk bersepeda bersama. Namun, Rizal memastikan jumlahnya tidak banyak.
Paling banyak tujuh orang, mengingat kondisi yang masih pandemi.
Saat bersepeda, ia memastikan menjaga jarak dengan kawan lainnya, mematuhi protokol kesehatan, demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Biasanya enggak pakai masker, apalagi kalau jauh. Kalau sepedaan, maskernya disiapin saja," kata dia.
Di saat harus berdekatan dengan orang lain, masker wajah baru dikenakan.
Pria yang tergabung dalam Komunitas Besok Gowes Batam mengatakan, selain membuat badan lebih bugar, bersepeda juga menjadi ajang bersilaturahmi.
Baca Juga: Jakarta Jadi Tujuan Terbanyak Wisatawan Asal Batam, Apa Alasannya?
Hal senada dikatakan penggemar olahraga sepeda lainnya, Putra Tampi.
"Nambah teman juga," kata Putra Tampi.
Tidak hanya menyusuri pulau-pulau yang dihubungkan dengan jembatan, ia bersama teman-temannya bahkan menyewa kapal untuk dapat bersepeda di pulau lainnya.
Ia menyatakan mendapatkan kesenangan tersendiri saat bersepeda di pulau. Selain dapat menghirup udara segar, pemandangan menjadi suguhan yang memanjakan mata.
Putra mengaku badannya terasa lebih usai bersepeda.
"Bersepeda menjadi pilihan sehat dan aman untuk berolahraga di saat pandemi. Karena dilakukan di udara terbuka, dan kita masih bisa tetap menjaga jarak satu sama lain," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda