SuaraBatam.id - Kota Batam mencatat rekor tertinggi jumlah pasien positif Corona yang dirawat. Ada 611 orang pasien yang dirawat.
Ini menurut data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan hal tersebut.
"Sebagian pasien berasal dari karyawan PT PCI Elektronik Internasional di kawasan industri Mukakuning," kata Didi menjawab Batamnews, Selasa (27/10/2020).
Ledakan kasus Corona ini sebelumnya sudah diantisipasi pihak terkait dengan menyiapkan Rumah Susun Tanjung Uncang dan Balai Pelatihan Kesehatan di Marina, Sekupang sebagai tempat isolasi pasien, terutama yang tidak bergejala.
Sebagian besar pasien positif Corona dari klaster PT PCI Elektronik Internasional kini diisolasi di Rumah Susun Tanjung Uncang.
Pada pekan lalu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melakukan tracing (penelusuran kontak) dilakukan dengan cara pemeriksaan rapid test kepada karyawan PT PCI Elektronik Internasional sebanyak 2.310 orang.
Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 356 orang karyawan hasilnya reaktif, sememtara itu yang non reaktif sebanyak 1.954 orang.
Kemudian karyawan yang hasil pemeriksaannya reaktif, selanjutnya dilakukan pemeriksaan Polymare Chain Reaction (PCR) atau pengambilan swab.
Dari 356 orang yang diperiksa, 186 orang diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca Juga: Penelitian Baru Ungkap Antibodi Virus Corona Tidak Bertahan Lama di Tubuh
“Sedangkan 155 orang hasilnya negatif dan 15 orang masih menunggu hasil,” jelasnya.
Data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam menyebutkan ada 147 pasien yang kini diisolasi di rusun milik Badan Pengusahaan Batam tersebut.
Sementara, RSKI Covid-19 di Galang yang selama ini menjadi rujukan pasien positif Corona tercatat ada 255 orang yang dirawat.
Secara akumulatif, dengan tambahan 41 kasus ini total ada 2.633 kasus positif Covid-19 di Batam. Rinciannya, 611 orang dirawat. 1.956 orang dinyatakan sembuh, dan meninggal dunia 66 orang.
Berita Terkait
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
-
Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia
-
Garudayaksa Gandeng Batam Prime FC, Buka Akademi Satelit
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan