SuaraBatam.id - Hingga kini, kelangkaan tabung gas subsidi masih menjadi masalah di sejumlah wilayah di Kepulauan Riau. Kota Batam dan Tanjungpinang jadi yang paling sulit mencari ketersediaan tabung gas beberapa pekan terakhir.
Saat ditemui awak media, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri Bahtiar Baharuddin mengaku terkejut dengan kelangkaan gas ukuran 3 kilogram yang terjadi di Kepri.
"Saya baru dengar informasi ini, tapi saya akan segera bertindak cepat mengatasinya," kata Bahtiar usai membuka Muswil Dekopin Wilayah Provinsi Kepri di Hotel Comforta, Tanjungpinang, Selasa (27/10/2020).
Ia mengaku akan segera mengatasi masalah ini dan mencari tahu apa permasalahan dan penyebab sehingga terjadi kelangkaan gas.
Tidak hanya itu, Bahtiar juga turut menelusuri penyebab langkanya bahan bakar minyak jenis tertentu di sejumlah SPBU Tanjungpinang.
"Masalah yang timbul sekecil apapun di Kepri, harus segera saya atasi. Saya akan panggil Kadisperindag Kepri dan mencari data tentang ini, apa masalahnya," tegasnya, melansir batamnews (jaringan Suara.com).
Sebelumnya terdapat berita yang menyebut seorang pria sampai pingsan karena terlibat cekcok dengan pengantre lainnya.
"Bapak itu sempat adu mulut sama pembeli lainnya, tak tahu masalah apa, tiba-tiba pingsan," kata Apriyani salah karyawan swalayan.
Hingga kini belum diketahui penyebab pria itu pingsan usai marah-marah. Diduga terkena serangan jantung. Saksi menyebutkan, pria itu dilarikan ke rumah sakit oleh pihak kepolisian. Kepalanya pun terbentur benda keras saat jauh pingsan dan berdarah.
Baca Juga: Staf Diskominfo Kepri Positif Corona, Demam dan Nyeri Tulang
"Tadi katanya ada keluar dari dari kepala," sebutnya.
Kelangkaan tabung gas juga terjadi di Batam, warga terpaksa harus menebus satu tabung gas 3 kilogram dengan Rp 30 ribu, hampir dua kali lipat dari harga eceran tertinggi sebesar Rp 18 ribu per tabung.
Tag
Berita Terkait
-
Staf Diskominfo Kepri Positif Corona, Demam dan Nyeri Tulang
-
Pingsan Usai Emosi Saat Antre Tabung Gas, Pria di Kepri Bikin Warga Panik
-
Cuaca Kota Batam Hari Ini, Diprediksi Hujan Dari Pagi Hingga Siang Hari
-
RS Galang Penuh, Batam Siapkan 1.300 Kamar Isolasi Pasien COVID-19
-
Komplikasi Hipertensi, Pasien Covid-19 di Batam Meninggal Dunia
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet
-
Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan
-
Pemadaman Listrik Massal, Warga Batam Serbu Mal demi Cas HP dan Dapat Sinyal
-
21 Orang Positif Narkoba Terjaring Razia Polda Kepri di Batam
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah