SuaraBatam.id - Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) kembali menjalani proses belajar di rumah. Ini disebabkan kasus corona di Malaysia kembali baik.
Para siswa mulai belajar di rumah masing-masing, Rabu (7/10/2020) besok. Hal ini sehubungan peningkatan kasus penyebaran COVID-19 di Malaysia.
"Kondisi mengharuskan begitu," ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Dr Mokhammad Farid Makruf ketika dihubungi di Kuala Lumpur, Selasa (6/10/2020).
Pihak sekolah melalui surat yang ditandatangani kepala sekolah Dr Encik Abdul Hajar MM sudah menyebarkan pengumuman tersebut ke para orangtua dan siswa.
Menurut pihak sekolah, kebijakan tersebut untuk memastikan keadaan dan keselamatan warga SIKL.
Para siswa kembali belajar di rumah menggunakan platform online yang telah disediakan sekolah dan kebijakan ini akan ditinjau kembali pada 21 Oktober 2020 dengan mengikuti perkembangan COVID-19 di Malaysia.
Sementara itu Pemerintah Malaysia melakukan isolasi perjalanan dari Negara Bagian Sabah ke Semenanjung (Kuala Lumpur dan sekitarnya), Sarawak dan Wilayah Persekutuan Labuan karena peningkatan COVID-19.
"Karena peningkatan kasus COVID-19 di seluruh Sabah, pemerintah setuju untuk mengenakan pembatasan perjalanan mulai 12 hingga 25 Oktober 2020," ujar Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Sri Ismail Sabri Yakuub.
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) Senin (5/10) melaporkan dari kasus harian COVID-19 sebanyak 432 kasus 241 diantaranya berasal dari Kedah dan 130 dari Sabah.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Kapal Malaysia Pelaku Illegal Fishing di Bintan
Kasus harian tersebut merupakan jumlah tertinggi semenjak 18 Maret 2020. (Antara)
Berita Terkait
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar