SuaraBatam.id - 41 orang yang terdiri dari 37 penumpang dan empat orang ABK dari sebuah kapal kayu KM Fisabilillah 1 berhasil dievakuasi Tim SAR setelah terombang ambing di lautan pada Senin (31/8/2020) kemarin.
Penyebabnya, mesin dari kapal tersebut mati di tengah lau yang berjarak 12 mil dari Pelabuhan Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Kapal tersebut diketahui berlayar dari pulau Midai menuju Pelabuhan Selat Lampa. Sekitar pukul 12.00 WIB kapal mati mesin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna, Maxianus Bekabel menyebut, Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi untuk menyelamatkan para penumpang usai pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.20 WIB.
“Dalam proses pencarian tersebut kami mengerahkan personel yang dibagi menjadi dua tim," ucap Maxianus kepada batamnews (jaringan Suara.com), Rabu (2/9/2020).
Setelah Posisi KM Fisabilillah terlacak pada pukul 18.15 WIB kapal tersebut ditarik dan berhasil sandar dengan selamat di Pelabuhan Selat Lampa.
“KM Fisabilillah ditarik oleh kapal nelayan, didampingi oleh Speed milik Polair Polres Natuna serta kapal nelayan lainnya dengan seluruh penumpang dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar