SuaraBatam.id - Aktivitas penimbunan lahan yang dilakukan perusahaan terkait hal itu diduga menjadi penyebab dibalik banjir yang menyebabkan belasan rumah warga di Baloi Kolam, Kecamatan Batan Kota terendam banjir. Setidakya ada tiga rumah yang mengalami rusak parah akibat banjir pada Sabtu (29/8/2020) terebut.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Uba Ingan Sigalingging menduga, banjir tersebut diakibatkan pihak perusahaan tidak memiliki Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).
“Pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas rumah warga terdampak banjir,” ujar Uba, Sabtu (29/8/2020).
Ia berpendaat, Badan Pengusahaan (BP) Batam seharusnya dapat memperhitungkan dan mengantisipasi banjir jika pedoman lingkungan bisa dijalankan.
“Pihak perusahaan dan pemerintah harus bertanggung jawab terutama dalam hal status lahan dan Amdal,” kata dia, melansir Batamnews.co.id (jaringan Suara.com).
Sebelumnya, Uba juga telah meninjau langsung aktivitas penimbunan lahan yang berlokasi di belakang Edukits, Batam Centre. Ia juga berharap, pemerintah bisa transparan terkait perusahaan serupa.
“Karena jika ada Amdal, maka banjir tersebut kemungkinan tidak terjadi,” ucapnya.
Sebelumnya, perwakilan dari pihak pengembang juga telah melakukan survei di lokasi banjir. Usai melakukan perundingan, pihak perusahaan meminta agar warga membuat daftar kerugian mereka.
Baca Juga: 2 Orang dari Jember, Tularkan Covid-19 ke Anggota Keluarga di Kapuas Hulu
Berita Terkait
-
Batuk dan Sesak Nafas, Balita Kembar di Batam Positif Corona
-
3 Kecamatan di Batam Zona Merah, Ini Daftarnya
-
Daftar Puskesmas dan RSUD Batam yang Ditutup karena Medisnya Positif Corona
-
Warga Batam Positif Corona Melonjak Sampai 599 Pasien, 374 Sudah Sembuh
-
Oknum ASN Pemko Batam Dipolisikan Mantan Istri, Diduga Telantarkan Anak
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang