SuaraBatam.id - Hasil tes swab 15 orang yang menjemput paksa jenazah positif Covid-19 dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam telah keluar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengumumkan sekelompok warga Bengkong itu dinyatakan negatif.
"Hasilnya sudah keluar, semuanya mereka negatif," ujar Didi seperti dikutip dari Batamnews.co.id-- jaringan Suara.com, Jumat (21/8/2020).
Mereka yang tidak menjalin kontak erat dengan pasien juga diperbolehkan menjalankan aktivitas seperti biasa.
"Jadi tidak perlu lagi karantina mandiri selama 14 hari," sambung Didi.
Kendati begitu, sekelompok orang tersebut tetap harus menjalani pemeriksaan di kantor polisi lantaran telah bertindak menyalahi aturan, nekat menjemput jenazah Covid-19.
Semestinya mereka mematuhi aturan pemulasaran jenazah sesuai protokol Covid-19 yang telah ditetapkan.
Untuk diketahui, pasien R meninggal dunia di RSBK pada Selasa (18/8) malam, sebelum hasil tes usap keluar.
Namun pihak keluarga dan sejumlah warga ngotot membawa pulang jenazah R tanpa mengindahkan protokol Covid-19.
Baca Juga: Gara-gara Perburuan, Jumlah Babi Hutan dan Anoa Terus Menurun
Dari video yang beredar, beberapa orang membawa jenazah R dengan keranda lalu membawanya ke mobil ambulans yang sudah dipersiapkan.
Melihat kejadian itu, tenaga medis yang memakai alat pelindung diri (APD) hanya bisa pasrah.
"Oke ya bang," kata salah seorang pembawa keranda setelah memasukkan ke ambulans.
Setelah memasukkan jenazah ke dalam ambulans, mereka mengucapkan terima kasih sambil berpamitan ke dokter.
"Makasih ya pak ya," ucap salah seorang.
"Semoga sukses (rumah sakit) Budi Kemuliaan," timpal penjemput lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam