SuaraBatam.id - Polres Payakumbuh berhasil menggagalkan penyelundupan 8 ton pupuk yang rencananya akan diselundupkan ke perkebunan sawit di Provinsi Riau. Pupuk tersebut merupakan pupuk bersubsidi yang merupakan jatah petani di Bukittinggi.
“Kita ungkap tindak pidana ekonomi penyelundupan pupuk subsidi jenis Phonska. Kasus Ini melibatkan mafia pupuk subsidi yang mengumpulkan pupuk dari gudang di Bukittinggi dan menjualnya ke perkebunan sawit di Riau,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan dalam konferensi pers di Mapolres Payakumbuh, Senin (20/7/2020).
Dony Setiawan yang didampingi Wakapolres Kompol Jerry dan Kasat Reskrim AKP M Rosidi dalam kesempatan tersebut sempat memperlihatkan barang bukti berupa 160 karung pupuk yang dengan mobil Colt Diesel warna kuning bernomor polisi BA 8672 KU.
Kedua tersangka, Gusman dan Dodi kepada polisi mengaku, pupuk tersebut mereka ambil dari salah satu gudang di Bukittinggi dan hendak dijual ke perkebunan sawit di Riau. Tersangka mengaku baru tiga kali mengirim pupuk bersubsidi dari Bukittinggi ke Riau.
“Baru dua trip yang jalan. Ada yang dikirim ke Petapahan,” kata Dony, melansir Padangkita.com (Jaringan Suara.com).
Kepada kapolres, tersangka mengaku tidak tahu jika pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan dan merupakan jatah petani yang didapat setelah mengajukan RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok).
Saat ditanya kembali, salah satu pelaku menuturkan, pupuk tersebut tidak digunakan di Bukittinggi dan biasanya untuk sawit. Meski demikian, Dony Setiawan yang berpengalaman bertugas di Bareskrim Mabes Polri tidak percaya dengan jawaban tersebut.
“Tidak mungkinlah. Pupuk subsidi ini kan ditebus dengan RDKK. Berarti ada kebutuhan kelompok tani di sana, ” ujar AKBP Dony.
Terus didesak Dony, salah seorang pelaku lantas mengakui ada 'permainan' pupuk yang melibatkan koordinator.
Baca Juga: Pasutri Spesialis Pencuri Motor, Aksi 3 Bulan Raup Puluhan Juta
“Iya, ada permainan dengan koordinator,” jawab salah seorang pelaku.
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, 299 Pasien COVID-19 di Batam Dinyatakan Sembuh
-
Tak Segan Bunuh Sopir, Penyidik Buru Donatur Komplotan Perampok Sadis Riau
-
Komplotan Perampok Sadis Truk Minyak Sawit Diamankan Polda Riau
-
15 Kali Lolos, Penyelundup 38,4 Kg Sabu dari Malaysia Dibekuk
-
Prakiraan Cuaca Kota Batam dan Sekitarnya Hari Ini, Jumat 17 Juli 2020
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank