Pengusaha Batam Tertipu Link Web Bank Palsu, Uang Miliaran di Rekening Terkuras

"Jadi dikiranya itu website resmi, karena berada di daftar atas pencarian Google," ujarnya.

Eko Faizin
Minggu, 01 Februari 2026 | 21:51 WIB
Pengusaha Batam Tertipu Link Web Bank Palsu, Uang Miliaran di Rekening Terkuras
Ilustrasi - Pengusaha Batam Tertipu Link Web Bank Palsu, Uang Miliaran di Rekening Terkuras [freepik]
Baca 10 detik
  • Seorang pengusaha di Kota Batam harus kehilangan uang miliaran rupiah.
  • Korban terkena scam website perbankan palsu karena mengisi data di link tersebut.
  • Akibatnya, uang miliaran yang ada di dalam rekening dikuras pelaku penipuan.

SuaraBatam.id - Seorang pengusaha di Kota Batam merugi hingga miliaran rupiah akibat scam website perbankan palsu. Korban terjebak link perbankan yang ternyata scam website palsu.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri), AKBP Arif Mahari mengaku sudah menerima laporan tersebut pekan lalu.

"Korban ini mengakses link perbankan yang biasa digunakannya, ternyata website tersebut palsu cuma mirip tulisannya," ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (1/2/2026).

AKBP Arif mencontohkan, link website perbankan itu merupakan salah satu bank swasta. Korban mengira link website-nya resmi karena berada di daftar teratas pencarian google.

"Jadi dikiranya itu website resmi, karena berada di daftar atas pencarian Google," ujarnya.

Lalu, lanjut dia, pengusaha tersebut melakukan transaksi melalui link tersebut dan memasukkan datanya (ID dan password) tanpa mencurigai link tersebut scam website palsu.

Setelah beberapa lama, korban menyadari ada transaksi mencurigakan di rekeningnya. Hingga uang miliaran di rekeningnya terkuras.

Penyidik telah menerima laporan polisi dari korban, dan melakukan penyelidikan. Dari hasil penelusuran, pelaku penipuan setelah menarik uang korban, dalam hitungan menit langsung memecahnya ke sejumlah rekening sehingga kesulitan untuk dilacak.

"Kasus ini sudah kami koordinasikan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar situs teratas di pencarian Google tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut," ujarnya.

Saat ini penyidik masih meminta keterangan dari pelapor sebagai langkah awal pendalaman kasus. Selain pelanggaran ilegal akses, juga ada keteledoran dari nasabah yang tidak teliti saat mengakses link perbankan.

Oleh karena itu, Arif mengimbau masyarakat agar lebih teliti lagi ketika mengakses link di pencarian internet. Tidak semua link teratas merupakan link resmi, bisa jadi link penipuan.

"Pastikan sebelum mengakses link tersebut, resmi atau tidak sebelum melakukan transaksi," tegas Arif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini