facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Travel Bubble Tak Perbaiki Ekonomi Pariwisata, Gubernur Ansar Ahmad Ajukan VTL Batam ke Pusat, Turis Bebas Karantina

Eliza Gusmeri Kamis, 17 Maret 2022 | 09:36 WIB

Travel Bubble Tak Perbaiki Ekonomi Pariwisata, Gubernur Ansar Ahmad Ajukan VTL Batam ke Pusat, Turis Bebas Karantina
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (partahi/suar.com)

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar menilai program koridor Travel Bubble Batam - Bintan sejak 24 Februari lalu, kurang efektif menggenjot perekonomian sektor pariwisata yang lesu

Senada dengan permintaan perubahan skema untuk Kepulauan Riau, Ansar juga menyampaikan bahwa saat ini kondisi sektor pariwisata terutama di Batam yang semakin terancam.

Teranyar, Ansar dengan tegas bahkan telah menyampaikan bahwa saat ini ada tiga hotel berbintang di Batam, yang telah menyatakan niat untuk menghentikan operasional, akibat pandemi Covid-19.

"Tiga Hotel ini semuanya di Batam, apabila terjadi tentu akan menyusul Hotel Harmoni One Nagoya, yang telah tutup sebelumnya," ungkapnya.

Mengenai hal ini, Ansar mengaku kekhawatirannya mengenai lonjakan angka pengangguran yang akan terjadi.

Baca Juga: Bukan 5 Tahun, KPU Kepri Sebut Jabatan Ansar Ahmad-Marlin Agustina Hanya Tiga Tahun, Alasannya Ini

Saat ini, Ansar sendiri mengakui bahwa tingkat pengangguran di Kepri sebenarnya telah menunjukkan angka yang positif, dengan penurunan sebesar 1 persen.

"Tapi ini akan buyar apabila dalam bulan ini kita tidak bisa menerapkan skema VTL. Saat ini yang bisa saya lakukan, saya sudah minta kepada management ketiga hotel untuk tetap bertahan selama sebulan," tuturnya.

Langkah dalam menyelamatkan sektor pariwisata ini, diungkapkannya disambut baik oleh Presiden Jokowi, yang menegaskan meminta Kementrian mrlakukan revisi kebijakan bagi Kepri.

Terutama Kemenkumham yang juga diminta untuk membuka peluang Visa on Arrival (VoA), bagi Wisman dari beberapa Negara selain Singapura.

"Dalam dua hari ini kita harap ada kabar baik dari Kemenkumham. Apabila belum, saya terpaksa kembali ke Jakarta," tegasnya.

Baca Juga: Pekerja Migran Asal Malaysia dan Singapura Tetap Dikarantina 1 Hari di Batam

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait